Poin Penting
- Taipan Jerry Ng dikabarkan mengkaji merger BFI Finance dan Bank Jago yang berpotensi membentuk entitas dengan kapitalisasi pasar sekitar Rp25 triliun.
- Pembahasan masih tahap awal, sementara Bank Jago dan BFI Finance menyatakan belum memiliki informasi maupun komentar terkait spekulasi tersebut.
- Selain merger, sejumlah investor asing disebut berminat masuk ke bisnis keuangan Indonesia, meski belum ada keputusan maupun calon investor yang diungkap.
Jakarta – Taipan perbankan Jerry Ng dikabarkan tengah mengkaji sejumlah opsi strategis terkait kepemilikan sahammnya di PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) dan PT Bank Jago Tbk (ARTO).
Seperti dihimpun Infobanknews, dalam laporan Bloomberg, Jumat (10/7), kelompok investor yang dipimpin Jerry Ng bekerja sama dengan Goldman Sachs Group Inc. untuk melakukan tinjauan strategis atas investasi mereka.
Salah satu skenario yang dibahas adalah penggabungan BFI Finance dan Bank Jago. Jika terealisasi, entitas hasil merger diperkirakan memiliki kapitalisasi pasar jumbo sekitar Rp25 triliun atau setara 1,4 miliar dolar AS.
Baca juga: Bank Jago Permudah Cek SLIK OJK, Fitur Rapor Kredit Dorong Pinjaman Lebih Bijak
Selain opsi merger, sumber yang mengetahui pembahasan tersebut mengatakan bahwa ada ketertarikan dari sejumlah lembaga keuangan asing yang ingin memperluas bisnis di Indonesia.
Meski demikian, hingga kini belum ada informasi mengenai calon investor maupun bentuk transaksi yang sedang dipertimbangkan.
Sumber yang mengetahui pembahasan tersebut menyebut proses masih berada pada tahap awal sehingga belum ada keputusan final.
Bank Jago dan BFI Finance Buka Suara
Menanggapi kabar tersebut, Bank Jago menyatakan belum memperolehinformasi terkait spekulasi merger dengan BFI Finance maupun adanya pendekatan dari investor atau institusi keuangan asing.
Perseroan menegaskan, hubungan dengan BFI Finance saat ini sebatas kerja sama bisnis strategis yang telah terjalin.
Sementara itu, Juru Bicara BFI Finance, Dian Fahmi, mengatakan perseroan tidak berada pada posisi untuk mengomentari aktivitas maupun keputusan para pemegang saham.
“Tidak ada informasi baru yang dapat kami sampaikan,” ujar Dian.
Baca juga: BFI Finance Ubah Jajaran Pengurus dan Tebar Dividen Rp1,04 Triliun
Di sisi lain, Goldman Sachs juga memilih tidak memberikan komentar. Jerry Ng juga belum memberikan tanggapan atas permintaan konfirmasi.
Jerry Ng Kuasai Saham BFI Finance dan Bank Jago
Diketahui, Jerry Ng merupakan pemegang saham pengendali BFI Finance melalui Trinugraha Capital & Co, yang menguasai sekitar 51 persen saham perusahaan pembiayaan tersebut.
Selain Jerry Ng, investor lain di Trinugraha yakni perusahaan private equity Northstar Group dan pengusaha Garibaldi Thohir.
Sementara di Bank Jago, Jerry Ng memiliki sekitar 30 persen saham. Adapun pemegang saham lainnya meliputi GIC Pte Ltd dari Singapura, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk, serta Presiden Direktur GoTo Patrick Walujo.


