Poin Penting
- RUPST&LB BFI Finance menyetujui perubahan pengurus, termasuk pengangkatan dua komisaris independen dan satu direktur baru
- Djemi Suhenda dan Abdul Haris Muhammad Rum ditunjuk sebagai komisaris independen untuk memperkuat transformasi dan tata kelola perusahaan
- BFI Finance menetapkan dividen Rp1,04 triliun (65,51 persen laba 2025) atau Rp70 per saham yang dibagikan dalam dua tahap.
Tangerang Selatan – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Luar Biasa (RUPST&LB) PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFI Finance) tahun buku 2025 menyepakati perubahan susunan pengurus dan pembagian dividen sebesar Rp1,04 triliun.
RUPST&LB yang digelar di Kantor Pusat BFI Finance, Tangerang Selatan, 20 Mei 2026 itu menyetujui pengangkatan Djemi Suhenda dan Abdul Haris Muhammad Rum sebagai komisaris independen.
Djemi Suhenda dikenal sebagai pakar transformasi perbankan digital dan pengembangan bisnis keuangan berbasis mass market.
Kehadiran Djemi di jajaran pengurus BFI Finance diyakini akan akan membawa nilai tambah signifikan dalam mengawal strategi untuk mendominasi pasar mass market sekaligus memperkuat tata kelola, untuk menopang rencana ekspansi bisnis perseroan.
Baca juga: Sutadi dan Maraton Panjang Menjaga BFI Finance Tetap Kuat
Sementara, Abdul Haris Muhammad Rum dikenal sebagai pakar hukum korporasi dan pasar modal dengan pengalaman lebih dari 30 tahun. Keahliannya dalam aspek tata kelola perusahaan (corporate governance), hukum bisnis, dan kepatuhan (compliance) diyakini akan memperkokoh sistem pengawasan risiko, sekaligus memastikan ekspansi perseroan tetap comply terhadap regulasi yang berlaku.
“Kombinasi ini akan mengawal transformasi digital BFI Finance sekaligus memperkuat aspek tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance) dalam menghadapi dinamika industri,” kata Sutadi, Presiden Direktur BFI Finance.
Di saat yang sama, perseroan juga mengangkat Amitoaj Singh sebagai direktur baru. Langkah penyegaran strategis ini akan semakin memperkuat jajaran manajemen BFI Finance.
Perubahan susunan manajemen ini akan berlaku efektif setelah mendapatkan persetujuan resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Baca juga: ASLC Bagikan Dividen Tahun Buku 2025, Segini Besarannya
Bagikan Dividen Rp1,04 Triliun
RUPST&LB BFI Finance juga menyepakati pembagian dividen untuk tahun buku 2025. Dividen tunai disepakati sebesar Rp1,04 triliun.
“Nilai total dividen ini setara dengan 65,51 persen dari perolehan laba bersih tahun buku 2025 yang mencapai Rp1,581 triliun,” tambah Sutadi.
Bila dirinci, total dividen yang dialokasikan sebesar Rp70,00 per lembar saham. Jumlah itu mencakup dividen tunai interim sebesar Rp35,00 per lembar saham yang telah dibayarkan perusahaan pada 18 Desember 2025 lalu, serta dividen tunai final sebesar Rp35,00 per lembar saham yang dijadwalkan akan dibagikan pada 18 Juni 2026. (*) Ari Astriawan


