Jerman Catat Belasan Korban Jiwa saat Cuaca Ekstrem
Cuaca panas berkepanjangan juga membawa dampak fatal di Jerman. Sebanyak 13 orang meninggal dunia akibat kecelakaan saat berenang selama akhir pekan ketika suhu tinggi mendorong masyarakat mencari kesejukan di danau maupun sungai.
Korban terdiri dari berbagai kelompok usia, mulai dari anak berusia 6 tahun, bocah 8 tahun, hingga sejumlah pria dewasa dan lanjut usia yang tenggelam di berbagai wilayah, termasuk Heidelberg, Mannheim, Berlin, Frankfurt, Hanover, Dortmund, dan Danau Constance.
Jerman beberapa hari terakhir mengalami suhu yang mencapai bahkan melampaui 40 derajat Celsius. Kondisi tersebut semakin membahayakan kelompok rentan, sementara kebiasaan langsung masuk ke air dingin saat cuaca sangat panas disebut dapat memberikan tekanan berat pada sistem peredaran darah.
Baca juga: Banjir Rendam Gorontalo, BMKG Imbau Warga Waspada Cuaca Ekstrem
Inggris Pecahkan Rekor Suhu Tertinggi Juni
Dampak gelombang panas di Eropa juga dirasakan Inggris. Met Office memperpanjang peringatan cuaca panas tingkat Amber hingga Minggu setelah negara itu mencatat rekor suhu tertinggi bulan Juni selama tiga hari berturut-turut.
Rekor terbaru mencapai 37,3 derajat Celsius yang tercatat di Santon Downham, Suffolk, pada Jumat. Angka tersebut melampaui rekor sebelumnya sebesar 35,6 derajat Celsius yang terjadi di Southampton pada 1976.
Kepala Prakirawan Met Office Andy Page mengatakan, “Panas luar biasa ini belum pernah terjadi sebelumnya untuk bulan Juni dan merupakan penanda lain tentang bagaimana perubahan iklim menggeser titik ekstrem suhu di Inggris.”
Meski suhu diperkirakan mulai turun secara bertahap, prakirawan tetap memperingatkan potensi badai petir yang dapat memicu hujan lebat, hujan es, sambaran petir, serta angin kencang.
Baca juga: Purbaya Dijadwalkan Terbang ke Tiongkok dan Inggris, Apa Misinya?
Suhu ekstrem juga mengganggu layanan publik di Inggris. Lebih dari 570 sekolah ditutup sebagian atau seluruhnya, sejumlah rumah sakit menetapkan status insiden kritis, operator kereta mengimbau masyarakat menunda perjalanan yang tidak mendesak, sementara layanan Eurostar membatalkan perjalanan London-Paris akibat gangguan operasional karena cuaca panas.
Selain Inggris, peringatan cuaca panas tingkat tertinggi juga diberlakukan di sejumlah negara Eropa Barat seperti Spanyol, Prancis, Italia, Swiss, Belanda, dan Luksemburg. Kondisi tersebut menunjukkan gelombang panas di Eropa masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat maupun layanan publik di berbagai negara. (*)
Editor: Yulian Saputra


