Poin Penting
- BEI menargetkan kapitalisasi pasar mencapai Rp30.000 triliun dan rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) saham sebesar Rp31 triliun pada 2030
- Target tersebut diharapkan membawa BEI masuk ke jajaran 10 bursa terbesar dunia melalui penguatan bisnis transaksi, non-transaksi, dan peningkatan kualitas emiten
- Sepanjang 2025, BEI mencatat RNTH saham Rp18,1 triliun, sementara kapitalisasi pasar sempat menyentuh rekor tertinggi Rp16.004 triliun.
Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menargetkan kapitalisasi pasar mencapai Rp30.000 triliun dan rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) saham sebesar Rp31 triliun pada 2030. Target tersebut menjadi bagian dari upaya BEI menembus jajaran 10 bursa terbesar di dunia.
Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, mengatakan pencapaian tersebut akan menjadi tonggak penting bagi daya saing pasar modal Indonesia di tingkat global.
“Target Bursa Efek Indonesia pada tahun 2030 yang pertama adalah kapitalisasi pasar menjadi Rp30 ribu triliun. Yang kedua, target rata-rata nilai transaksi harian mencapai Rp 31 triliun,” ucap Jeffrey dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu, 29 Juni 2026.
Baca juga: Tok! RUPST BEI Angkat Jeffrey Hendrik jadi Dirut
Jeffrey mengakui target tersebut tidak mudah direalisasikan. Meski demikian, BEI optimistis dapat mencapainya melalui berbagai strategi pengembangan pasar yang telah disiapkan.
“Kami ingin membawa BEI masuk ke dalam 10 bursa terbesar di dunia, baik berdasarkan kapitalisasi pasar maupun nilai transaksi. Saat ini posisi kami masih berada di peringkat ke-19 berdasarkan kapitalisasi pasar dan ke-17 berdasarkan nilai transaksi,” imbuhnya.
Untuk mewujudkan target tersebut, BEI telah menyiapkan empat pilar utama. Strategi tersebut meliputi penguatan bisnis berbasis transaksi, pengembangan sumber pendapatan dari bisnis non-transaksi, peningkatan kuantitas dan kualitas perusahaan tercatat, serta penguatan pengembangan pasar modal secara berkelanjutan.
Baca juga: BEI Cetak Laba Tertinggi Sepanjang Sejarah, Tembus Rp1,07 Triliun di 2025
“Untuk mencapai target tersebut, ada beberapa pilar utama yang akan kami lakukan, yaitu menumbuhkan bisnis dari sisi transaksi, mengembangkan bisnis non-transaksi, meningkatkan kuantitas dan kualitas perusahaan tercatat, serta terus memperkuat pengembangan pasar modal,” ujar Jeffrey.
Sebagai gambaran, sepanjang 2025 BEI mencatat rata-rata nilai transaksi harian saham sebesar Rp18,1 triliun. Sementara itu, kapitalisasi pasar sempat menyentuh rekor tertinggi sebesar Rp16.004 triliun pada 8 Desember 2025. (*)
Editor: Galih Pratama


