Ancaman Komputer Kuantum Mulai Diantisipasi
Selain AI, OJK juga mulai mengantisipasi perkembangan teknologi komputer kuantum yang dinilai berpotensi menjadi ancaman baru bagi keamanan siber sektor perbankan
Saat ini, OJK juga aktif berdiskusi dengan perusahaan teknologi global seperti IBM, Microsoft hingga Google perihal potensi risiko teknologi tersebut.
Baca juga: Bos Simplifa.ai Bongkar 7 Celah Fraud Dokumen Keuangan yang Sulit Dideteksi
Zulkifli menyebut, kemampuan komputer kuantum pada masa depan diproyeksikan mampu membobol sistem keamanan jauh lebih cepat dibanding komputer konvensional..
“Sekarang password kita 13 digit butuh ratusan tahun untuk nge-break. Namun dengan komputer kuantum yang 150 qubit yang IBM kemarin apa presentasikan kurang dari 5 menit, password itu bisa di-crack sama komputer kuantum yang sekarang estimasinya 2029 sudah berkembang,” ujarnya.
Sejalan dengan itu, OJK juga tengah menyusun Roadmap Perbankan Indonesia 2026–2030 yang memuat arah pengembangan industri perbankan Indonesia, termasuk penguatan tata kelola, modernisasi teknologi, konsolidasi perbankan, dan ketahanan siber. (*)
Editor: Yulian Saputra


