Poin Penting
- BCA dan Pegadaian meluncurkan Tabungan Emas di myBCA untuk transaksi emas secara digital dan real-time
- Harga Tabungan Emas naik lebih dari 30 persen setahun, mencapai Rp26.030 per 0,01 gram per 13 Agustus 2026
- Kolaborasi BCA-Pegadaian memperluas akses investasi emas sekaligus mendorong inklusi keuangan.
Jakarta – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) bersama PT Pegadaian (Persero) resmi meluncurkan layanan Tabungan Emas yang dapat diakses langsung di aplikasi myBCA dan myBCA versi web.
Wakil Presiden Direktur BCA John Kosasih mengatakan, inovasi ini merupakan langkah strategis untuk memperluas akses masyarakat terhadap investasi emas digital yang mudah, aman dan praktis. Terlebih, instrumen emas menjadi salah satu aset investasi yang banyak diminati masyarakat Indonesia sebagai aset lindung nilai (safe haven).
Mengacu pada laman resmi Pegadaian, harga Tabungan Emas per 13 Agustus 2026 tercatat senilai Rp26.030 per 0,01 gram. Nilai tersebut telah mengalami kenaikan lebih dari 30 persen dalam kurun waktu setahun.
Baca juga: Jahja Setiaatmadja Ungkap 3 Kunci BCA Hadapi Ketidakpastian dan Perubahan Teknologi
“Kami melihat masyarakat semakin menyadari pentingnya membangun ketahanan finansial melalui investasi yang praktis dan tepercaya. Melalui myBCA, nasabah kini dapat melakukan transaksi pembelian dan penjualan emas secara digital dan real-time serta memantau Riwayat transaksi dan portofolio dalam satu platform,” ujar John dalam peluncuran layanan Tabungan Emas, Jumat, 14 Agustus 2026.
John menjelaskan layanan Tabungan Emas memungkinkan para nasabah untuk membuka rekening secara digital tanpa perlu mengunjungi kantor cabang melalui menu investasi di aplikasi myBCA maupun myBCA versi web.
Setelah rekening aktif, nasabah dapat melakukan pembelian maupun penjualan emas sesuai kebutuhan dengan proses transaksi yang berlangsung secara real-time. Seluruh aktivitas transaksi juga terdokumentasi sehingga dapat dipantau melalui fitur riwayat transaksi di myBCA maupun website.
“Kami percaya pengalaman panjang Pegadaian dalam menyediakan layanan investasi emas bagi masyarakat Indonesia menjadi solusi atas kebutuhan nasabah. Sementara itu, BCA memiliki ekosistem perbankan digital yang digunakan oleh jutaan nasabah setiap hari,” tambah John.
Direktur Pemasaran, Penjualan, dan Pengembangan Produk PT Pegadaian (Persero), Selfie Dewiyanti berharap agar sinergi BCA dan Pegadaian ini dapat menghadirkan inovasi serta akses finansial yang lebih mudah dan aman bagi masyarakat.
Menurutnya, kolaborasi strategis dengan BCA ini merupakan langkah nyata Pegadaian sebagai Bank Emas (Bullion Bank) pertama di Indonesia dalam memperluas jangkauan ekosistem emas ke masyarakat.
Adapun kelolaan emas Pegadaian saat ini yang mencapai lebih dari 150 ton dengan lebih dari 20 ton di antaranya berasal dari Tabungan Emas digital yang disimpan menggunakan mekanisme 1:1 (fully backed), Dengan dipadukan bersama ekosistem digital BCA yang kuat, akan memberikan pengalaman berinvestasi emas yang makin seamless.
Baca juga: Adu Kinerja Bank Mandiri, BCA, dan BNI di Semester I 2026, Siapa Jawaranya?
“Sinergi ini tentunya menjadi wujud komitmen kami dalam mendorong inklusi keuangan dengan menghadirkan inovasi dan kemudahan akses finansial yang aman, cepat, serta transparan bagi seluruh masyarakat Indonesia,” ujar Selfie.
Peluncuran layanan Tabungan Emas di myBCA ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan BCA dalam menghadirkan solusi perbankan yang adaptif, inklusif, dan senantiasa relevan dengan perkembangan kebutuhan nasabah. (*)


