Poin Penting
- Bank Sembada menargetkan DPK Rp200 miliar hingga akhir 2026, dengan fokus meningkatkan porsi dana murah melalui tabungan
- Program Tabungan Sembada Rezeki (STAR) menjadi salah satu andalan penghimpunan dana, dan telah mencatatkan DPK sekitar Rp15 miliar selama satu tahun
- DPK Bank Sembada per Juni 2026 mencapai Rp156,87 miliar, tumbuh 8,24 persen yoy, dengan tabungan melonjak 52,79 persen yoy menjadi Rp21,75 miliar.
Jakarta – PT BPR Multi Sembada Dana (Bank Sembada) menargetkan dana pihak ketiga (DPK) mencapai Rp200 miliar hingga akhir 2026.
Untuk mengejar target tersebut, perseroan mendorong peningkatan porsi dana murah, khususnya tabungan.
Direktur Utama Bank Sembada Sandibrata Simanjuntak mengatakan, tabungan menjadi salah satu fokus perseroan karena memiliki biaya dana yang lebih rendah dibandingkan deposito.
“Tabungan ini adalah satu hal yang bagi bank itu adalah menghimpun dana yang jauh lebih murah dibandingkan dengan deposito,” jelasnya ke awak media pada Jumat, 4 September 2029.
Baca juga: LPS Siapkan Integrasi Core Banking BPR, Ini Jadwal Penerapannya
Salah satu upaya yang dilakukan Bank Sembada untuk meningkatkan porsi tabungan adalah melalui program Tabungan Sembada Rezeki (STAR).
Program tersebut merupakan undian tabungan berhadiah yang memberikan kesempatan kepada nasabah untuk memperoleh sejumlah hadiah.
Nasabah yang membuka tabungan dengan dana minimal Rp100 juta berhak memperoleh kupon undian hadiah dan berlaku kelipatan.
Menurut Sandibrata, program STAR telah membantu perseroan menghimpun DPK sekitar Rp15 miliar.
“Untuk tabungan (STAR) kurang lebih hampir 15 miliar selama 1 tahun. Dan itu kami memblokir dana tabungannya selama masa periode. Tentunya ini suatu pencapaian yang luar biasa,” kata Sandibrata.
Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per Juni 2026, pertumbuhan tabungan Bank Sembada tercatat lebih tinggi dibandingkan deposito.
Tabungan tumbuh 52,79 persen secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp21,75 miliar. Sementara deposito tumbuh 3,40 persen yoy menjadi Rp135,12 miliar.
Baca juga: Himbarsi Siapkan Lompatan Bisnis Hadapi Tantangan Industri BPR Syariah
Secara total, DPK Bank Sembada pada Juni 2026 mencapai Rp156,87 miliar, tumbuh 8,24 persen yoy. Angka tersebut masih di bawah pertumbuhan DPK perseroan sepanjang 2025 yang mencapai 32,31 persen yoy.
Sandibrata berharap kinerja penghimpunan dana perseroan dapat kembali menguat hingga akhir tahun sehingga target DPK sebesar Rp200 miliar dapat tercapai. (*) Mohammad Adrianto Sukarso


