Poin Penting
- Transformasi digital dan adopsi AI mendorong perusahaan mempercepat modernisasi infrastruktur TI.
- Infrastruktur TI modern dibutuhkan untuk meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memperkuat ketahanan terhadap ancaman siber.
- Multipolar Technology menawarkan solusi terintegrasi untuk mendukung modernisasi TI secara bertahap.
Jakarta – Akselerasi transformasi digital dan adopsi kecerdasan buatan (AI) menuntut banyak perusahaan memodernisasi infrastruktur teknologi informasi (TI). Kebutuhan itu semakin mendesak seiring makin meningkatnya ancaman siber dan tuntutan layanan digital.
Di sisi lain, kebutuhan bisnis yang terus berubah juga mendorong perusahaan mencari infrastruktur TI yang modern, tapi tetap efisien dari sisi biaya operasional.
Hal itu mengemuka dalam seminar “Winning the Data Battle: High-Performance Infrastructure & Cyber-Resilient Backup” yang digelar PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) di di Jakarta.
Seminar tersebut mengupas sejumlah strategi dalam membantu perusahaan membangun fondasi infrastruktur yang lebih sederhana, tangguh, dan siap mendukung pertumbuhan bisnis.
Baca juga: Ancaman Siber Berbasis AI Makin Masif, Perusahaan Harus Ubah Strategi Pertahanan Digital
Division Head Server Multipolar Technology Jeffry Tjiung Sendjaja memaparkan, kebutuhan perusahaan terkait infrastruktur TI itu sebenarnya bisa diatas dengan mengoptimalkan sejumlah solusi teknologi.
Ia menegaskan, perusahaan saat ini membutuhkan infrastruktur yang tidak hanya berperforma tinggi, tapi juga mudah dikelola dan mampu dikembangkan seiring kebutuhan bisnis. Infrastruktur TI juga harus mempunyai ketahanan terhadap ancaman serangan siber.
“Pendekatan terintegrasi menjadi salah satu kunci untuk mencapai tujuan tersebut,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat, 3 Juli 2026.
Baca juga: Di Tengah Gempuran AI, Ini Alasan Dunia Usaha Bergeser ke Autonomous Business
Pendekatan terintegrasi, lanjut Jeffry, memungkinkan perusahaan menyederhanakan pengelolaan infrastruktur, meningkatkan efisiensi pemanfaatan sumber daya TI, mempercepat implementasi aplikasi, sekaligus memperkuat perlindungan data dan keberlangsungan layanan bisnis.
Tawarkan Solusi Modernisasi Bertahap
Menjawab kebutuhan itu, Multipolar Technology memperkenalkan integrasi tiga solusi, yakni Sangfor Hyperconverged Infrastructure (HCI), xFusion FusionServer V8, dan Veeam Backup & Replication.
Integrasi ketiga solusi itu dirancang untuk membantu perusahaan melakukan modernisasi secara bertahap, tanpa harus mengganti seluruh infrastruktur yang telah dimiliki.
Pendekatan tersebut memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan investasi TI. Pada saat yang sama meningkatkan kesiapan perusahaan menghadapi kebutuhan bisnis yang terus berkembang.
Baca juga: Dorong Produktivitas dan Efisiensi, Industri Manufaktur Disarankan Adopsi Solusi Berbasis AI
Dalam implementasinya, Sangfor HCI mengintegrasikan pengelolaan komputasi, jaringan, dan penyimpanan dalam satu platform.
Performa komputasi didukung xFusion FusionServer V8, sementara Veeam Backup & Replication menyediakan perlindungan data dan kemampuan pemulihan guna menjaga keberlangsungan operasional ketika terjadi gangguan.
Jeffry menegaskan, keberhasilan modernisasi infrastruktur tidak hanya bergantung pada teknologi. Perancangan arsitektur yang sesuai kebutuhan setiap perusahaan juga menjadi faktor penting. (*) Ari Astriawan


