Kinerja Telkom 2025
Sepanjang 2025 hingga periode kuartal pertama 2026, Telkom telah mengeksekusi strategi transformasi TLKM 30 dengan fokus pada empat pilar utama.
Dari sisi Operational & Service Excellence, perusahaan meningkatkan efisiensi melalui program TOTEX, perbaikan arus kas operasional, serta implementasi program Pensiun Dini dan Governance Reset.
Sementara, pada aspek Streamlining, Telkom melakukan penyederhanaan portofolio bisnis, termasuk divestasi non-core dan fokus kembali ke bisnis inti telekomunikasi dan digital. Sebanyak enam entitas telah dirampingkan, dengan transaksi divestasi AdMedika Group berhasil diselesaikan pada 2 Juni 2026.
Di sisi Unlocking Value, Telkom telah memulai monetisasi aset infrastruktur melalui spin-off aset dan bisnis wholesale fiber connectivity ke InfraNexia. Manajemen menargetkan prosesnya rampung pada kuartal-III 2026, diiringi dengan inisiatif kemitraan strategis bisnis data center.
Sementara itu, dalam Modus-operandi shift, Telkom mulai bertransisi ke model HoldCo–OpCo dengan pelaporan berbasis segmen untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas kinerja.
Baca juga: BEI Angkat Bicara soal Investigasi SEC terhadap Telkom (TLKM) dan Isu Dugaan Fraud
Upaya Perseroan dalam rangka merealisasikan transformasi menghasilkan pencapaian kinerja sepanjang 2025 antara lain ditunjukkan dengan pendapatan usaha sebesar Rp146,74 triliun, perolehan EBITDA sebesar Rp72,24 triliun serta laba bersih sebesar Rp17,81 triliun.
Sebagai tindak lanjut agenda total governance reset, Perseroan melakukan percepatan depresiasi yang berdampak pada kontraksi net income. Namun demikian, dampak tersebut bersifat non-cash sehingga secara operasional fundamental bisnis tetap terjaga dan arus kas tetap kuat.
“Tahun ini, kami melakukan percepatan dalam eksekusi strategi transformasi TLKM 30 secara disiplin dan terukur, serta memastikan setiap langkah yang diambil mampu berkontribusi dalam membangun ekosistem digital nasional yang semakin maju, inklusif, dan berdaya saing global,” tutup Dian. (*) Mohammad Adrianto Sukarso


