Gunakan Berbagai Sumber Dana
Purbaya menegaskan pembelian SBN tidak hanya menggunakan dana yang berasal dari Saldo Anggaran Lebih (SAL), melainkan memanfaatkan berbagai sumber pendanaan yang tersedia secara optimal.
“Nggak, kita pakai semua sumber dana yang ada secara optimal gitu aja. Bukan hanya SAL,” ujarnya.
Baca juga: Jaga Stabilitas Rupiah, BI Borong SBN Rp123 T hingga Guyur Insentif Likuiditas Rp427,9 T
Sementara itu, Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR), Suminto, menjelaskan SBN yang dibeli pemerintah tidak akan disimpan secara permanen.
Menurutnya, surat utang tersebut dapat dijual kembali ke pasar apabila kondisi sudah lebih kondusif.
“Jadi itu adalah pembelian sementara yang nanti bisa dijual kembali,” imbuh Suminto. (*)
Editor: Yulian Saputra


