Defisit APBN Dipastikan Tetap di Bawah 3 Persen
Purbaya menilai efisiensi MBG ikut memperbesar ruang fiskal pemerintah. Selama tidak terjadi pengalihan belanja dalam jumlah besar ke pos lain, penghematan tersebut berpotensi menekan defisit anggaran.
“Kondisi fiskal aman. Defisit tidak akan melebihi 3 persen hampir pasti. Kita bisa kendalikan dengan baik karena ruangnya semakin terbuka lebar termasuk harga minyak dunia yang turun,” bebernya.
Baca juga: Komnas HAM Ungkap Indikasi Pelanggaran HAM pada MBG, Ini Respons Pemerintah
Ia menambahkan, pemerintah juga telah memperhitungkan berbagai risiko, termasuk pergerakan nilai tukar rupiah, sehingga kondisi APBN dinilai tetap berada dalam koridor yang aman.
Pernyataan tersebut sejalan dengan arah pemerintah yang dalam berbagai kesempatan menegaskan fokus pada peningkatan efisiensi belanja negara tanpa mengurangi kualitas layanan publik maupun program prioritas. Perbaikan tata kelola menjadi salah satu instrumen untuk menjaga keberlanjutan fiskal di tengah kebutuhan pembiayaan pembangunan yang tetap besar.
Dengan ruang fiskal yang semakin longgar, pemerintah optimistis efisiensi MBG tidak hanya meningkatkan kualitas tata kelola program, tetapi juga membantu menjaga kesehatan APBN sehingga defisit tetap terkendali di bawah 3 persen. (*)
Editor: Yulian Saputra


