Jakarta – Penyelenggara BRI Jazz Gunung Slamet 2026 menyediakan layanan free shuttle bus atau bus jemputan gratis bagi pengunjung yang akan menghadiri festival musik di Wanawisata Baturraden, Banyumas, Sabtu, 27 Juni 2026.
Berdasarkan informasi yang dikutip dari laman resmi Jazz Gunung, fasilitas tersebut disediakan untuk mempermudah mobilitas penonton menuju lokasi acara sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas dan keterbatasan area parkir di kawasan wisata Baturraden.
Layanan shuttle bus akan berangkat dari GOR Satria Purwokerto sebagai titik kumpul (pick-up point).
Jadwal keberangkatan dibagi dalam empat sesi, yakni pukul 13.30 WIB, 14.00 WIB, 14.30 WIB, dan 15.00 WIB. Sementara itu, bus kepulangan akan diberangkatkan pada pukul 22.00 WIB setelah seluruh rangkaian acara selesai.
Baca juga: Bukan Sekadar Festival Musik, BRI Jazz Gunung Series 2026 Hadirkan Pengalaman Jazz di Atas Pegunungan
Untuk menggunakan fasilitas tersebut, pengunjung wajib menunjukkan e-ticket resmi BRI Jazz Gunung Slamet 2026 yang dibeli melalui Seetiket.com saat akan menaiki bus.
Panitia juga membuka pendaftaran layanan shuttle bus secara daring melalui laman resmi Jazz Gunung. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui narahubung yang telah disediakan oleh penyelenggara.
Upaya Tingkatkan Kenyamanan Pengunjung

Penyediaan shuttle bus gratis menjadi bagian dari upaya penyelenggara meningkatkan kenyamanan pengunjung, terutama karena akses menuju kawasan wisata Baturraden diperkirakan akan dipadati kendaraan selama festival berlangsung.
Dengan memanfaatkan transportasi bersama, pengunjung diharapkan dapat tiba di lokasi lebih mudah sekaligus membantu mengurangi kemacetan di sekitar venue.
Baca juga: Tiket VIP Habis Terjual, BRI Jazz Gunung Slamet Siap Guncang Wanawisata Baturraden Akhir Juni Ini
Tentang Jazz Gunung Indonesia
Jazz Gunung Indonesia merupakan penyelenggara festival musik etnik bertaraf internasional yang diprakarsai oleh Sigit Pramono, Butet Kartaredjasa, dan almarhum Djaduk Ferianto.
Melalui Jazz Gunung Series, penyelenggara menghadirkan pertunjukan musik di berbagai kawasan pegunungan di Indonesia dengan mengangkat potensi pariwisata, budaya, dan kearifan lokal di setiap daerah penyelenggaraan. (*)


