Poin Penting
- Asuransi harta benda penting untuk mengantisipasi risiko seperti kebakaran, ledakan, sabotase, dan kejadian tak terduga lainnya
- Perlindungan asuransi dapat menjaga aset sekaligus mengurangi beban finansial ketika terjadi kerusakan atau kerugian yang masuk dalam cakupan polis
- Sebelum memilih asuransi, pemilik aset perlu memahami cakupan perlindungan, termasuk objek pertanggungan, risiko yang dijamin, pengecualian, nilai pertanggungan, dan mekanisme klaim.
Jakarta – Risiko kerusakan maupun kehilangan aset bisa terjadi kapan saja dan sulit diprediksi. Kebakaran, ledakan, sabotase, hingga berbagai kejadian tidak terduga lainnya dapat menimbulkan kerugian finansial yang tidak sedikit, terutama bagi pelaku usaha.
Karena itu, perlindungan terhadap aset menjadi salah satu bagian penting dalam manajemen risiko. Salah satu instrumen yang dapat digunakan adalah asuransi harta benda, yang berfungsi memberikan perlindungan finansial apabila aset mengalami kerusakan atau kerugian akibat risiko yang dijamin dalam polis.
Alasan Pentingnya Asuransi Harta Benda
Bagi masyarakat maupun pelaku usaha yang masih mempertimbangkan penggunaan asuransi harta benda, terdapat sejumlah alasan yang bisa menjadi pertimbangan sebelum memilih produk perlindungan.
Baca juga: Asuransi Mana Layak Jadi Peserta Penjaminan Polis?
1. Memberikan Rasa Aman
Memiliki perlindungan asuransi dapat memberikan rasa aman ketika terjadi risiko terhadap harta benda. Selama kerusakan atau kerugian tersebut termasuk dalam risiko yang dijamin polis, pemegang polis berpotensi memperoleh kompensasi sesuai dengan ketentuan pertanggungan.
Dengan begitu, pemilik aset tidak harus menghadapi seluruh risiko finansial seorang diri ketika terjadi kejadian yang tidak diinginkan.
2. Melindungi Aset yang Dimiliki
Aset yang telah dibangun dan dikumpulkan dalam waktu lama perlu mendapatkan perlindungan dari berbagai kemungkinan risiko. Terlebih bagi pelaku usaha, kerusakan aset dapat mengganggu aktivitas operasional dan menimbulkan biaya tambahan.
Risiko seperti kebakaran, sambaran petir, kejatuhan pesawat terbang, maupun kejadian lainnya dapat menjadi bagian dari perlindungan, tergantung pada cakupan dan ketentuan polis yang dipilih.
Karena itu, calon pemegang polis perlu memahami objek pertanggungan serta risiko yang dijamin sebelum membeli produk asuransi.
3. Mengurangi Beban Finansial
Ketika aset mengalami kerusakan, biaya perbaikan atau penggantian dapat menjadi beban yang cukup besar. Dengan memiliki asuransi yang sesuai, sebagian risiko finansial tersebut dapat dialihkan kepada perusahaan asuransi sesuai dengan manfaat dan ketentuan dalam polis.
Namun, penting bagi pemilik aset untuk memastikan nilai pertanggungan, risiko yang dijamin, pengecualian, serta mekanisme klaim sebelum menentukan produk yang akan digunakan.
Salah satu produk yang menawarkan perlindungan terhadap risiko kerusakan harta benda adalah produk asuransi dari PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk atau Tugu Insurance.
Baca juga: Bos TUGU Beberkan Perkembangan Konsolidasi Asuransi BUMN
Produk tersebut memberikan ganti rugi kepada Tertanggung atas kerugian atau kerusakan harta benda yang disebabkan kecelakaan tidak terduga selama berada di lokasi Tertanggung maupun saat bepergian di luar tempat, di jalan, atau tempat lainnya di seluruh Indonesia, sesuai dengan ketentuan dan persyaratan dalam polis.
Adapun objek pertanggungan mencakup harta benda yang dapat dipindahkan, seperti laptop, kamera, komputer, serta tangki minyak atau gas yang dapat dipindahkan dan aset lainnya sesuai ketentuan polis.
Untuk informasi lebih lanjut, Tugu Insurance menyediakan layanan Call TIA (Tugu Insurance Assistant) selama 24 jam setiap hari. Pelanggan dapat menghubungi Call TIA melalui telepon 1500 458, WhatsApp 0811 97 900 100, atau email [email protected]. (*)


