Poin Penting
- MSCI mempertahankan Indonesia dalam kelompok emerging markets pada review Agustus 2026.
- Kiwoom Sekuritas memproyeksikan IHSG bergerak volatil di kisaran 6.050-6.450 dalam jangka pendek.
- Target IHSG 6.700-7.000 masih terbuka jika rupiah stabil dan aliran dana asing membaik.
Jakarta – Morgan Stanley Capital International (MSCI) telah mengumumkan hasil review untuk periode Agustus 2026. Dalam hasil tersebut, Indonesia masih bertahan dalam kelompok emerging markets.
Head of Equity Research Kiwoom Sekuritas, Liza Camelia Suryanata, menilai Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam jangka pendek masih berpotensi bergerak volatil pada rentang 6.050-6.450. Level support penting berada di 6.050-6.000, sedangkan resistance di 6.385-6.450.
“Dalam jangka menengah, peluang menuju 6.700-7.000 masih terbuka apabila hasil MSCI tidak lebih buruk, Rupiah stabil, dan foreign flow kembali membaik,” kata Liza dalam risetnya dikutip, Kamis, 13 Agustus 2026.
Baca juga: MSCI Review Agustus 2026: Indonesia Tetap di Emerging Market, GOTO dan CPIN Terdepak
Ia menyebut pasar saham Indonesia dalam jangka panjang tetap konstruktif. Namun, re-rating Indonesia bergantung pada bukti penegakan governance, transparansi beneficial ownership, free float yang nyata, serta kredibilitas fiskal dan moneter, bukan hanya pertumbuhan ekonomi.
Rekomendasi Saham Defensif
Adapun Liza merekomendasikan saham yang relatif defensif dengan dukungan laba dan arus kas yang terlihat, neraca sehat, likuiditas transaksi tinggi, dan tidak bermasalah dari sisi free float dan konsentrasi kepemilikan.
“Pillhannya antara lain BBCA dengan target Rp8.075, BBRI dengan target Rp3.600, BBNI Rp4.100, JSMR Rp3.850, MTEL Rp705, JPFA Rp3.140, dan KLBF Rp970,” imbuhnya.
Baca juga: IHSG Hari Ini Diprediksi Bergerak di Level 6.200-6.350
Menurutnya, sejumlah indikator utama yang perlu diperhatikan meliputi pertumbuhan laba, ROE, kualitas aset atau NPL untuk perbankan, net debt, free cash flow, valuasi, likuiditas perdagangan, dan status HSC.
IHSG Menguat 1,69 Persen
Sebagai informasi, IHSG ditutup melanjutkan penguatan ke posisi 6.373,84, atau naik 1,69 persen dari level 6.267,88 pada perdagangan sebelumnya, Rabu (12/8).
Baca juga: Jelang Pengumuman MSCI, IHSG Ditutup Melesat 1,69 Persen
Pada perdagangan tersebut, sebanyak 34,41 miliar saham diperdagangkan dengan frekuensi 2,09 juta kali dan total nilai transaksi mencapai Rp17,38 triliun. (*)
Editor: Yulian Saputra


