PLTS 100 GWp Buka Jutaan Lapangan Kerja
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, pengembangan PLTS dalam skala besar merupakan langkah strategis untuk mengoptimalkan potensi energi surya di Indonesia sekaligus memperkuat ketahanan dan kemandirian energi nasional.
“Program PLTS 100 GWp merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah untuk mengoptimalkan potensi energi baru terbarukan (EBT), khususnya energi surya yang melimpah di Indonesia. Dengan meningkatkan pemanfaatan energi surya, kita dapat mengurangi ketergantungan pembangkit listrik terhadap bahan bakar fosil sekaligus menciptakan efisiensi biaya energi. Kita beralih dari energi kotor menjadi energi bersih, dari energi impor menjadi energi domestik, serta dari energi mahal menjadi energi yang lebih murah,” ujar Darmawan.
Menurut Darmawan, pengembangan PLTS yang dilengkapi BESS juga menjadi bagian dari transformasi sistem kelistrikan nasional.
Teknologi tersebut memungkinkan energi surya yang bersifat intermiten diintegrasikan secara lebih optimal ke dalam sistem kelistrikan. Langkah ini sekaligus meningkatkan pemanfaatan sumber energi domestik dan terbarukan.
Baca juga: ESDM Bidik PNBP Energi Terbarukan Rp2,6 Triliun pada 2026
Di sisi lain, Program PLTS 100 GWp juga diharapkan memberikan dampak ekonomi melalui penciptaan lapangan kerja dan penguatan rantai pasok industri dalam negeri.
Secara keseluruhan, program ini diproyeksikan menciptakan sekitar 5,518 juta lapangan kerja. Jumlah tersebut terdiri atas 3,465 juta lapangan kerja di sektor konstruksi dan 2,053 juta di sektor manufaktur.
“Pengembangan PLTS merupakan salah satu upaya dalam membangun sistem energi yang lebih mandiri, efisien, dan berkelanjutan. Program ini diharapkan tidak hanya mendorong transisi menuju energi bersih, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap penguatan ekonomi nasional melalui penciptaan lapangan kerja, pengentasan kemiskinan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (*)
Editor: Yulian Saputra


