Poin Penting
- Pengguna MADINA Bank Muamalat tumbuh 12,1 persen (yoy) menjadi 14.436 nasabah hingga Juni 2026, dengan total 2,1 juta transaksi senilai Rp47,9 triliun
- Aktivitas transaksi MADINA terus meningkat, didorong kolaborasi dengan berbagai institusi dan penguatan layanan manajemen kas digital bagi nasabah korporasi
- Pertumbuhan layanan MADINA turut mengerek saldo rata-rata CASA portofolio pengguna sebesar 11,8 persen (yoy) per Juni 2026.
Jakarta – PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatatkan pertumbuhan pengguna layanan cash management system Muamalat Digital Integrated Access (MADINA) sebesar 12,1 persen secara tahunan atau year on year (yoy). Hingga Juni 2026, jumlah pengguna layanan tersebut mencapai 14.436 nasabah.
Direktur Utama Bank Muamalat, Imam Teguh Saptono, membeberkan pertumbuhan tak hanya terlihat dari sisi jumlah pengguna, melainkan dari aktivitas transaksi yang terus meningkat.
Menurutnya, jumlah transaksi melalui MADINA mencapai 2,1 juta transaksi hingga akhir Juni 2026. Sementara, volume transaksi yang diproses melalui platform tersebut mencapai Rp47,9 triliun.
Baca juga: Transaksi Sertifikasi Halal Online Bank Mualamat Tumbuh 30,9 Persen di Juni 2026
“Hasil ini menjadi bukti suksesnya strategi kami yang gencar menjalin kolaborasi dengan berbagai institusi untuk menawarkan kemudahan dalam hal manajemen kas dan akses informasi keuangan yang cepat dan real time. Kami juga menerapkan implementasi sejumlah inisiatif yang relevan. Dengan begitu, kepercayaan nasabah korporasi tetap terjaga untuk terus menggunakan layanan MADINA,” kata Imam, di Jakarta, Rabu, 29 Juli 2026.
Baca juga: Pembiayaan SME Capai Rp3,1 Triliun, Bank Muamalat Perkuat Portofolio Bisnis
Ia bilang, pertumbuhan layanan digital tersebut ikut mendongkrak lonjakan dana murah atau current account saving account (CASA) pada portofolio nasabah pengguna MADINA.
Per Juni 2026 saja, saldo rata-rata CASA pada portofolio MADINA tercatat meningkat 11,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
“Capaian tersebut menunjukkan layanan digital untuk segmen korporasi semakin berperan dalam memperkuat penghimpunan dana murah sekaligus meningkatkan transaksi perbankan digital Bank Muamalat,” tutup Imam. (*)
Editor: Galih Pratama


