Poin Penting
- Pemerintah menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 19,1 juta pada 2027, meningkat dari target 17,6 juta pada 2026.
- Kemenpar akan fokus pada pengembangan pariwisata berkualitas dan berkelanjutan, termasuk penyelesaian 10 destinasi prioritas dan pembangunan tiga destinasi regeneratif.
- Devisa pariwisata ditargetkan mencapai USD25,5 miliar-USD28,6 miliar, dengan sektor ini diproyeksikan menyerap 27,33 juta tenaga kerja pada 2027.
Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menargetkan sebanyak 19,1 juta wisatawan mancanegara (wisman) berkunjung ke Indonesia pada 2027. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan target 2026 yang berada di kisaran 17,6 juta kunjungan.
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengatakan pemerintah terus berkomitmen mengoptimalkan seluruh sumber daya agar sektor pariwisata memberikan kontribusi lebih besar terhadap perekonomian nasional.
“Selain itu, pemerintah juga terus membuka lapangan kerja, peningkatan devisa, serta kesejahteraan masyarakat,” kata Widiyanti dikutip Antara, Kamis, 18 Juni 2026.
Baca juga: Wisman ke Indonesia Meningkat, Bali Masih Jadi Gerbang Utama Turis Asing
Menurutnya, pembangunan sektor pariwisata akan diarahkan pada konsep yang lebih berkualitas dan berkelanjutan. Pada 2027, program prioritas difokuskan pada penyelesaian 10 destinasi prioritas dan pembangunan tiga destinasi regeneratif.
Sejumlah Intervensi Disiapkan
Untuk mencapai target tersebut, Kemenpar telah menyiapkan sejumlah langkah, mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan pemasaran, pengembangan atraksi dan event berkualitas, hingga pengembangan destinasi serta industri dan rantai pasok yang lebih inklusif.
Sejumlah indikator kinerja utama (IKU) sektor pariwisata pada 2027 juga ditingkatkan dibandingkan tahun sebelumnya.
Selain target kunjungan wisman sebesar 17,6-19,1 juta, pengeluaran rata-rata wisatawan mancanegara atau Average Spending per Arrival (ASPA) ditargetkan mencapai USD1.447-USD1.497, meningkat sekitar 5,5-6,6 persen.
Baca juga: Breaking News! BI Kembali Kerek Suku Bunga Acuan 25 Bps Menjadi 5,75 Persen
Devisa Pariwisata Ditargetkan Tembus USD28,6 Miliar
Peningkatan jumlah wisatawan asing diharapkan mampu mendorong devisa pariwisata menjadi USD25,5 miliar hingga USD28,6 miliar atau naik sekitar 16 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Sementara itu, perjalanan wisatawan nusantara ditargetkan mencapai 1,28 miliar perjalanan atau meningkat 8,5 persen. Sektor pariwisata juga diproyeksikan mampu menyerap 27,33 juta tenaga kerja atau naik 3 persen.
Kontribusi sektor pariwisata terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) ditargetkan mencapai 4,7-4,8 persen. Adapun investasi di sektor pariwisata dipatok sebesar Rp71 triliun, meningkat sekitar 11,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Baca juga: Prabowo Kumpulkan Bos-Bos Bank Himbara dan Menko Airlangga di Istana, Ini yang Dibahas
Berdasarkan Surat Menteri Keuangan, Kemenpar memperoleh alokasi anggaran sebesar Rp1,01 triliun untuk mendukung pencapaian target tersebut.
“Terlepas dari keterbatasan anggaran yang tersedia, Kementerian Pariwisata berkomitmen untuk memastikan setiap rupiah anggaran memberikan dampak yang optimal bagi pembangunan sektor pariwisata,” pungkasnya. (*)
Editor: Yulian Saputra


