Poin Penting
- DBS Indonesia dan DBS Vickers mendukung penerbitan Obligasi Ritel Infrastruktur (ORIS) PT SMI senilai Rp150 miliar.
- Tingginya minat investor mencerminkan kepercayaan pasar terhadap fundamental PT SMI dan prospek sektor infrastruktur.
- DBS Group juga menjadi koordinator penerbitan obligasi global PT SMI senilai USD300 juta.
Jakarta – Konglomerasi keuangan Bank DBS Indonesia, PT Bank DBS Indonesia (DBSI) dan PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia (DBSVI) berhasil mendukung penerbitan Obligasi Keberlanjutan Berkelanjutan I Tahap II Tahun 2026 milik PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau Obligasi Ritel Infrastruktur (ORIS) senilai Rp150 miliar.
Dalam transaksi tersebut, DBSVI bertindak sebagai salah satu Penjamin Emisi Efek Utama dan mengoordinasikan keseluruhan proses penerbitan obligasi, sementara DBSI bertindak sebagai Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek (MPPE).
Transaksi ini menandai penawaran obligasi korporasi bersejarah bagi investor ritel di Indonesia sekaligus mencerminkan meningkatnya permintaan akan produk investasi pendapatan tetap yang terjangkau dengan kategori investment grade.
President Director PT Bank DBS Indonesia Lim Chu Chong mengatakan, kolaborasi tersebut menunjukkan kemampuan grup DBS dalam menghadirkan solusi keuangan terintegrasi untuk mendukung pembangunan nasional.
“Kami merasa sangat bangga menjadi mitra tepercaya dalam mendukung inisiatif pembiayaan yang dilakukan PT SMI. Kolaborasi ini tidak hanya menonjolkan kekuatan finansial Bank DBS Indonesia, tetapi juga memungkinkan kami untuk menyediakan solusi keuangan yang komprehensif,” ujar Lim, dalam keterangannya, Selasa, 2 Juni 2026.
Baca juga: Ekonom DBS Sudah Prediksi Ekonomi Indonesia Tumbuh Sampai 5,61 Persen, Ini Alasannya
Sementara itu, Ad-interim President Director PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia Andreas Oen mengatakan, tingginya minat investor terhadap ORIS mencerminkan kepercayaan pasar terhadap fundamental PT SMI serta prospek sektor infrastruktur nasional.
“Minat investor yang tinggi terhadap obligasi ini menegaskan kelayakan kredit PT SMI yang patut dicontoh sekaligus memperlihatkan prospek yang menjanjikan bagi sektor infrastruktur Indonesia,” jelasnya.
PT SMI sendiri merupakan entitas khusus di bawah Kementerian Keuangan yang berfokus pada proyek-proyek infrastruktur di Indonesia, berhasil meluncurkan penawaran obligasi ritel pertamanya di tengah kondisi pasar yang dinamis.
Kapabilitas Terintegrasi DBS Group
Tidak hanya di pasar domestik, sinergi grup DBS juga terlihat dalam transaksi global. Pada saat yang sama, DBS Bank Ltd. bertindak sebagai Sole Global Coordinator untuk penerbitan obligasi global PT SMI senilai USD300 juta.
Obligasi global tersebut memperoleh peringkat Baa2 dari Moody’s Ratings dan BBB dari Fitch Ratings serta mencatat permintaan investor yang kuat.
Baca juga: Ekonom Apresiasi Ketahanan Perbankan RI di Tengah Ketidakpastian Global
Keberhasilan menangani penerbitan obligasi dalam denominasi rupiah dan dolar AS sekaligus memperlihatkan kemampuan terintegrasi DBS Group dalam menyediakan layanan pasar modal lintas negara. (*)
Editor: Yulian Saputra


