Poin Penting
- HSG turun 3,38 persen ke level 7.129 pada penutupan perdagangan.
- Sebanyak 670 saham terkoreksi, seluruh sektor melemah.
- Nilai transaksi mencapai Rp24,33 triliun dengan volume tinggi.
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat, 24 April 2026, ditutup melanjutkan koreksinya ke posisi 7.129,49 atau melemah sebanyak 3,38 persen dari level 7.378,60.
Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 670 saham terkoreksi, 83 saham menguat, dan 62 saham tetap tidak berubah.
Sebanyak 47,12 miliar saham diperdagangkan dengan 2,68 juta kali frekuensi perpindahan tangan, dan total nilai transaksi Rp24,33 triliun.
Baca juga: IHSG Merosot 3,06 Persen di Sesi I, Sektor Infrastruktur dan Energi Terpukul
Tidak hanya itu, seluruh indeks dalam negeri juga bergerak turun, dengan JII merosot 3,30 persen menjadi 482,44, LQ45 melemah 3,51 persen ke 690,76, IDX30 turun 381,93 persen jadi 393,27, dan Sri-Kehati merosot 2,51 persen ke 337,45.
Tekanan juga terjadi di seluruh sektor. Sektor siklikal turun 4,27 persen, energi melemah 4,22 persen, dan infrastruktur turun 4,08 persen.
Selain itu, sektor properti turun 3,89 persen, industrial melemah 3,47 persen, dan transportasi turun 3,31 persen.
Sektor non-siklikal tercatat melemah 3,08 persen, bahan baku turun 2,76 persen, teknologi melemah 2,63 persen, keuangan turun 2,27 persen, serta kesehatan melemah 1,52 persen.
Saham Gainers dan Losers
Saham yang mencatatkan penguatan (top gainers) antara lain PT Jasuindo Tiga Perkasa Tbk, PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk, dan PT BFI Finance Indonesia Tbk.
Sementara itu, saham yang mengalami penurunan terbesar (top losers) adalah PT MDS Retailing Tbk, PT Astra Graphia Tbk, dan PT GTS Internasional Tbk.
Baca juga: IHSG Diproyeksi ke 7.500 di Akhir 2026, Capital Outflow Masih Membayangi
Adapun saham yang paling aktif diperdagangkan meliputi PT Bumi Resources Tbk, PT DMS Propertindo Tbk, dan PT Darma Henwa Tbk. (*)
Editor: Yulian Saputra








