Poin Penting
- IHSG ditutup menguat 0,72 persen ke 6.206,34 dengan transaksi Rp16,95 triliun
- Mayoritas indeks dan sektor menghijau, dipimpin sektor transportasi yang naik 3,83 persen.
- Saham BBHI, FILM, dan MBSS jadi top gainers, sementara BUMI, DEWA, dan DSSA paling aktif diperdagangkan.
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini 25 Mei 2026 ditutup bertahan pada zona hijau ke posisi 6.206,34 atau menguat 0,72 persen dari level 6.162,04.
Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 236 saham terkoreksi, 470 saham menguat, dan 114 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 27,66 miliar saham diperdagangkan dengan 2,06 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi Rp16,95 triliun.
Selanjutnya, mayoritas indeks dalam negeri juga bergerak hijau, dengan LQ45 naik 1,88 persen ke 631,21, IDX30 meningkat 2,01 persen jadi 360,41, dan Sri-Kehati menguat 2,52 persen ke 317,84. Sedangkan, JII turun 0,17 persen menjadi 386,03.
Baca juga: RMK Energy Bakal Stock Split Saham 1:5, Cek Jadwalnya
Lalu, mayoritas sektor ikut mengalami penguatan. Rinciannya, sektor transportasi naik 3,83 persen, sektor keuangan meningkat 1,42 persen, sektor properti menguat 1,29 persen, sektor siklikal naik 1,09 persen, sektor industrial meningkat 0,79 persen, dan sektor infrastruktur menguat 0,77 persen.
Sementara itu, sektor lainnya bergerak melemah, dengan sektor energi -2,04 persen, sektor bahan baku -0,93 persen, sektor teknologi -0,31 persen, sektor non-siklikal -0,13 persen, dan sektor kesehatan -0,09 persen.
Baca juga: FTSE Russell Depak 4 Saham Indonesia, Ini Daftarnya
Saham Top Gainer dan Losers
Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI), PT MD Entertainment Tbk (FILM), dan PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS).
Sedangkan saham top losers di antaranya PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ), PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), dan PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS).
Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Darma Henwa Tbk (DEWA), dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA). (*)
Editor: Galih Pratama


