Poin Penting
- IHSG sempat menguat ke 6.388,23 sebelum berbalik melemah 0,18 persen ke level 6.362,19.
- Review MSCI menjadi salah satu sentimen yang diperhatikan pelaku pasar.
- KISI memproyeksikan IHSG bergerak di rentang 6.300-6.450.
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak dua arah pada pembukaan perdagangan Kamis(13/8), setelah pengumuman hasil review MSCI.
IHSG mengawali perdagangan dengan menguat ke posisi 6.388,23. Namun, tak lama kemudian indeks berbalik melemah 0,18 persen ke level 6.362,19.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 946,73 juta saham diperdagangkan dengan frekuensi perpindahan tangan mencapai 73 ribu kali. Adapun total nilai transaksi tercatat sebesar Rp448,23 miliar.
Baca juga: MSCI Review Agustus 2026: Indonesia Tetap di Emerging Market, GOTO dan CPIN Terdepak
Kemudian tercatat terdapat 146 saham terkoreksi, 233 saham menguat dan 258 saham tidak berubah.
Sebelumnya, Investment Specialist Korea Investment and Sekuritas Indonesia (KISI), Ahmad Faris Mu’tashim, memproyeksikan IHSG pada hari ini bergerak di rentang 6.300 hingga 6.450.
“IHSG kami proyeksikan bergerak menguji 6.450, dengan rentang pergerakan di sekitar 6.300-6.450,” katanya dalam riset harian di Jakarta, Kamis, 13 Agustus 2026.
Baca juga: Prediksi Tren IHSG usai Pengumuman Review Indeks MSCI
Pada perdagangan sebelumnya, Rabu (12/8), IHSG ditutup menguat 1,69 persen. Penguatan tersebut ditopang saham-saham yang terafiliasi dengan Prajogo Pangestu, yakni CUAN, TPIA, dan PTRO, yang menjadi tiga saham dengan nilai transaksi terbesar pada perdagangan sebelumnya.
Dari dalam negeri, sentimen pasar datang dari pengumuman hasil review MSCI. CPIN dan GOTO dikeluarkan dari kategori standard cap. Sementara itu, pada kategori small cap, MSCI mendepak ARTO, BUKA, ESSA, FILM, HEAL, KPIG, RATU, SMGR, dan TCPI. CPIN juga mengalami penurunan status menjadi small cap.
Baca juga: Jelang Pengumuman MSCI, IHSG Ditutup Melesat 1,69 Persen
Sementara itu, tidak ada perubahan untuk kategori micro cap. Dalam klasifikasi status pasar, Indonesia tetap berada dalam kategori emerging market.
Wall Street Menguat, Pasar Global Cenderung Risk On
Dari pasar global, indeks utama Wall Street ditutup menguat seiring kinerja saham-saham berbasis kecerdasan buatan (AI) yang berada di atas ekspektasi.
Selain itu, rilis data Consumer Price Index (CPI) AS yang sesuai ekspektasi turut meredakan kekhawatiran pelaku pasar terhadap potensi kenaikan suku bunga dalam pertemuan The Fed pada September.
Baca juga: IHSG Hari Ini Diprediksi Bergerak di Level 6.200-6.350
Kondisi tersebut membuat pasar global cenderung berada dalam mode risk on dan turut memberikan sentimen positif bagi aset keras atau hard asset, seperti emas.
Adapun KISI merekomendasikan sejumlah saham yang berpeluang diperhatikan pada perdagangan hari ini, antara lain:
- RAJA – Trading buy, entry price 865-895, target price 930 dan 950, stop loss <850.
- BULL – Trading buy, entry price 410-438, target price 460 dan 478, stop loss <398. (*)
Editor: Yulian Saputra


