Poin Penting
- Harga emas di Pegadaian pada 13 Mei 2026 kompak melanjutkan kenaikan untuk tiga merek utama, yakni Antam, Galeri24, dan UBS
- Kenaikan tertinggi terjadi pada emas Antam yang naik Rp42.000 menjadi Rp2.960.000 per gram, disusul UBS naik Rp25.000 ke Rp2.887.000 per gram, serta Galeri24 naik Rp22.000
- Secara keseluruhan, seluruh ukuran gramasi dari ketiga merek turut mengalami penyesuaian naik, dengan Antam tetap menjadi yang termahal dibanding Galeri24 dan UBS di hampir semua kategori.
Jakarta – Harga emas yang diperdagangkan di Pegadaian pada Rabu, 13 Mei 2026, mulai dari Antam, Galeri24, dan UBS kembali melanjutkan tren kenaikannya.
Berdasarkan laman Sahabat Pegadaian, harga jual emas Antam melonjak Rp42.000 ke level Rp2.960.000 per gram dari sebelumnya Rp2.918.000 per gram.
Sementara, harga emas Galeri24 kini dibanderol Rp2.836.000 per gram, dari semula Rp2.814.000 per gram atau naik Rp22.000.
Baca juga: ARCI Targetkan Produksi Emas Naik 15 Persen pada 2026
Senada dengan Antam dan Galeri24, harga emas UBS kini dipatok Rp2.887.000 per gram, dari semula Rp2.862.000 per gram.
Daftar Harga Emas Antam, Galeri24, dan UBS pada Rabu, 13 Mei 2026
Harga Emas Antam
- 0,5 gram: Rp1.532.000
- 1 gram: Rp2.960.000
- 2 gram: Rp5.857.000
- 3 gram: Rp8.759.000
- 5 gram: Rp14.563.000
- 10 gram: Rp29.068.000
- 25 gram: Rp72.541.000
- 50 gram: Rp144.999.000
- 100 gram: Rp289.916.000
Baca juga: Penjualan Emas BSI Tembus 2,18 Ton, Mayoritas Pembelinya Gen Z dan Milenial
Harga Emas Galeri24
- 0,5 gram: Rp1.488.000
- 1 gram: Rp2.836.000.
- 2 gram: Rp5.603.000
- 5 gram: Rp13.906.000
- 10 gram: Rp27.736.000
- 25 gram: Rp68.968.000
- 50 gram: Rp137.826.000
- 100 gram: Rp275.516.000
- 250 gram: Rp687.099.000
- 500 gram: Rp1.374.196.000
- 1.000 gram: Rp2.748.391.000
Harga Emas UBS
- 0,5 gram: Rp1.561.000
- 1 gram: Rp2.887.000
- 2 gram: Rp5.729.000
- 5 gram: Rp14.156.000
- 10 gram: Rp28.163.000
- 25 gram: Rp70.270.000
- 50 gram: Rp140.251.000
- 100 gram: Rp280.392.000
- 250 gram: Rp700.775.000
- 500 gram: Rp1.399.903.000 (*)
Editor: Galih Pratama


