Poin Penting
- Premi Ciputra Life naik 53 persen menjadi Rp387,6 miliar pada semester I 2026.
- Pertumbuhan ditopang bisnis AJK dan Corporate Solution serta dukungan lebih dari 50 mitra.
- Kinerja 2025 juga solid dengan laba Rp99,3 miliar dan RBC 315 persen.
Jakarta – PT Asuransi Ciputra Indonesia (Ciputra Life) melanjutkan kinerja impresif yang dibukukan pada 2025. Di semester I 2026, pendapatan preminya tumbuh 53 persen secara tahunan menjadi Rp387,6 miliar.
Kenaikan itu ditopang pertumbuhan portofolio Asuransi Jiwa Kredit (AJK) yang menjadi salah satu bisnis inti Ciputra Life. Selain itu, lini bisnis Corporate Solution, termasuk solusi asuransi kesehatan kumpulan yang mulai dikembangkan sejak pertengahan 2024, juga menunjukkan perkembangan positif dan mendongkrak pertumbuhan bisnis.
Perseroan juga berhasil memperkuat kerja sama dengan seluruh mitra bisnis. Baik mitra bisnis existing maupun mitra bisnis baru.
“Pertumbuhan premi pada Semester I 2026 menunjukkan hasil yang sangat positif dengan peningkatan sebesar 53 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Namun demikian, kami akan terus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan, kualitas portofolio dan profitabilitas,” kata Hengky Djojosantoso, Direktur Utama Ciputra Life, di Jakarta, Jumat, 21 Agustus 2026.
Baca juga: OJK Dorong Asuransi Perkuat Ekosistem UMKM Daerah
Sementara dari sisi pembayaran klaim dan manfaat tercatat sebesar Rp107,1 miliar di paruh pertama 2026.
“Kepercayaan nasabah merupakan fondasi utama bagi keberlanjutan bisnis asuransi. Karena itu, selain menjaga kesehatan keuangan perusahaan, kami memastikan kewajiban kepada nasabah dipenuhi sesuai dengan ketentuan polis,” tegas Hengky.
Untuk menjaga kinerja di 2026 yang penuh tantangan ini, Ciputra Life akan terus mengembangkan portofolio AJK yang mencakup Kredit Pemilikan Rumah (KPR), Kredit Kendaraan Bermotor (KKB), Kredit UMKM, Kredit Multiguna (KMG), hingga Kredit Tanpa Agunan (KTA).
Pengembangan bisnis juga dilakukan lewat kerja sama dengan lebih dari 50 mitra bisnis, baik perbankan maupun lembaga keuangan non-bank.
Di samping itu, lini bisnis corporate solutin juga akan terus diperkuat, sehingga kontribusinya diharapkan lebih optimal dalam mendongkrak pertumbuhan bisnis perseroan.
Kinerja Kuat di 2025
Performa positif yang dibukukan di enam bulan pertama 2026, merupakan keberhasilan Ciputra Life melanjutkan momentum pertumbuhan kuat yang dibukukan sepanjang 2025.
Berdasarkan laporan keuangan 2025, yang telah diaudit sesuai PSAK 117, Ciputra Life mengantongi laba bersih Rp99,3 miliar, atau tumbuh 95 persen secara tahunan. Sedangkan laba komprehensif tercatat sebesar Rp122,3 miliar, atau meningkat 126 persen ketimbang Rp54,2 miliar pada tahun sebelumnya.
Sejumlah indikator keuangan lain juga kompak tumbuh positif. Ciputra Life menutup 2025 dengan total aset Rp1,3 triliun, atau naik 29 persen secara tahunan.
Baca juga: OJK Beberkan Tantangan Implementasi Asuransi Kredit Fintech Lending
Sedangkan total investasi juga mengalami kenaikan 30 persen menjadi Rp1,1 triliun, dengan total ekuitas mencapai Rp312,3 miliar, atau naik 64 persen dalam setahunan.
Selanjutnya dari sisi solvabilitas, Risk Based Capital (RBC) berada di posisi 315 persen di akhir 2025, jauh di atas threshold minimum dari regulator, yakni 120 persen. (*) Ari Astriawan


