Poin Penting
- OJK mendorong asuransi UMKM masuk dalam ekosistem ekonomi daerah berbasis komoditas unggulan
- Asuransi diharapkan memperkuat UMKM melalui perlindungan terhadap berbagai risiko, termasuk gagal panen
- OJK menilai keterlibatan asuransi dan penjaminan akan membuat pengembangan UMKM di daerah lebih komprehensif.
Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut program asuransi untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) akan menjadi bagian dari ekosistem pengembangan ekonomi daerah.
Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono, mengatakan program asuransi UMKM nantinya dikembangkan di setiap daerah yang memiliki komoditas unggulan.
“Itu ada ekosistem dan di situ ada asuransinya dan penjaminan, nanti yang akan dikembangkan terus di setiap daerah. Jadi setiap daerah itu punya komoditas unggulan, dan di situ dikembangkan bersama komunitas daerah dan lembaga jasa keuangan yang di daerah,” ucap Ogi dikutip, 12 Agustus 2026.
Baca juga: OJK Beberkan Tantangan Implementasi Asuransi Kredit Fintech Lending
Keterlibatan OJK melalui sektor asuransi dan penjaminan dalam ekosistem UMKM di daerah diharapkan dapat memperkuat perekonomian daerah.
Namun, tantangan yang dihadapi saat ini adalah belum dilibatkannya asuransi untuk memberikan perlindungan terhadap komoditas unggulan daerah. Padahal, keterlibatan asuransi secara langsung dapat membuat pengembangan UMKM lebih komprehensif.
Baca juga: Asuransi Mana Layak Jadi Peserta Penjaminan Polis?
Salah satunya melalui perlindungan terhadap risiko gagal panen pada komoditas daerah.
“(Tantangan) Ya belum dilibatkan aja di dalam ekosistem itu. Jadi kalau ekosistem itu sudah masuk, harusnya si pengembangan UMKM itu akan lebih komprehensif ya. Jadi kalau ada kegagalan panen atau apa, asuransi bisa cover,” tutupnya. (*)
Editor: Galih Pratama


