Poin Penting
- Bank DBS Indonesia resmi menguasai 99 persen saham DBS Vickers Sekuritas Indonesia, sebagai bagian dari pembentukan Konglomerasi Keuangan DBS di Indonesia
- DBS Indonesia akan menjadi Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan (PIKK) Operasional, sementara DBS Vickers Sekuritas Indonesia menjadi anggota konglomerasi
- Pembentukan konglomerasi ini ditujukan memperkuat sinergi, tata kelola, dan layanan terintegrasi di sektor perbankan, treasury, pasar modal, dan investasi.
Jakarta – PT Bank DBS Indonesia (DBSI) resmi menguasai 99 persen saham PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia (DBSVI), pada Selasa (1/9).
Aksi korporasi satu ini menjadi bagian dari pembentukan konglomerasi keuangan DBS di Indonesia, yakni Bank DBS Indonesia dan DBS Vickers Sekuritas Indonesia.
Pengambilalihan saham tersebut ditandai dengan penandatanganan Akta Jual Beli saham DBSVI. Dalam transaksi tersebut, DBSI menguasai 99% saham DBSVI, sementara 1% saham lainnya dimiliki oleh DBS Vickers Securities Holdings Pte Ltd
Dalam struktur Konglomerasi Keuangan DBS, DBSI akan bertindak sebagai Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan (PIKK) Operasional, dengan DBSVI sebagai anggota Konglomerasi Keuangan DBS.
Baca juga: DBS Beberkan 5 Sektor Potensial untuk Pembiayaan Berkelanjutan, Apa Saja?
Langkah strategis DBSI dalam melakukan penyertaan modal pada DBSVI merupakan bagian dari tahapan pembentukan PIKK yang sejalan dengan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. 30 Tahun 2024 tentang Konglomerasi Keuangan dan Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan (POJK No. 30/2024).
Presiden Direktur PT Bank DBS Indonesia, Lim Chu Chong mengatakan, pembentukan Konglomerasi Keuangan DBS menjadi salah satu tonggak penting bagi perkembangan bisnis DBS di Indonesia.
“Terwujudnya Konglomerasi Keuangan DBS merupakan tonggak penting dalam perjalanan Bank DBS di Indonesia,” ujar Lim, dalam keterangannya, Selasa (1/9).
Menurutnya, langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat struktur organisasi, tata kelola, serta pengelolaan risiko yang terintegrasi sesuai dengan ketentuan regulator.
Baca juga: Kebutuhan Talenta Digital 12 Juta Orang, Program Ini Sudah Cetak 229 Ribu Talenta
Penguatan sinergi ini juga selaras dengan komitmen perseroan untuk menjadi mitra tepercaya bagi pertumbuhan bisnis nasabah, dengan menyediakan layanan dan solusi yang terhubung secara holistik melalui ekosistem Bank DBS Indonesia.
Sementara itu, Plt. Presiden Direktur DBS Vickers Sekuritas Indonesia, Andreas Oen, mengatakan masuknya DBSVI dalam struktur konglomerasi menandai babak baru bagi perusahaan sekuritas tersebut di Indonesia.
“Dukungan yang semakin kuat dari Grup DBS memungkinkan kami untuk memperluas kapabilitas, meningkatkan kualitas layanan, serta semakin berperan dalam mendukung perkembangan pasar modal Indonesia. Kami percaya bahwa kolaborasi yang lebih erat dalam ekosistem DBS akan menciptakan nilai jangka panjang bagi nasabah, regulator, dan seluruh pemangku kepentingan,” jelasnya.
Kehadiran DBSVI sebagai anggota Konglomerasi Keuangan DBS diharapkan semakin memperkuat kapabilitas Grup DBS dalam menyediakan solusi yang lebih terintegrasi di Indonesia, termasuk layanan perbankan, treasury, pasar modal, serta investasi. (*)
Editor: Galih Pratama


