- Danantara dilaporkan mencatat lonjakan pendapatan sekitar 400 persen dalam setahun beroperasi.
- Prabowo meminta angka tersebut diperiksa dan diaudit sebelum dianggap sebagai capaian final.
- Laporan keuangan konsolidasi 2025 masih dalam proses penyusunan dan praaudit.
Jakarta – Presiden Prabowo Subianto mendapat laporan mengejutkan soal pendapatan Danantara. Angkanya disebut melonjak sekitar 400 persen dalam setahun beroperasi.
Namun, Prabowo tidak langsung menerima angka tersebut sebagai capaian final. Ia meminta laporan itu diperiksa dan diaudit untuk memastikan kebenarannya.
“Saya dapat laporan bahwa revenue, penghasilan dari Danantara sudah naik 400 persen kurang lebih. Ini terus harus kita audit, terus harus kita cek,” kata Prabowo dalam peluncuran 10 buku karya Menteri ESDM Bahlil Lahadalia di Jakarta, dikutip Antara, Jumat (7/8).
Baca juga: Danantara Buka Kembali Registrasi Mitra Proyek Waste-to-Energy
Pendapatan Danantara Naik 400 Persen, Prabowo Minta Audit
Prabowo menyatakan pertumbuhan tetap tergolong besar jika hasil pemeriksaan berbeda. Menurutnya, kenaikan 200 persen hingga 300 persen juga menunjukkan peningkatan signifikan.
Pernyataan itu muncul ketika laporan keuangan konsolidasi Danantara belum diterbitkan. BPI Danantara masih menyusun laporan keuangan konsolidasi Tahun Buku 2025.
Karena itu, angka 400 persen tersebut masih membutuhkan pembuktian melalui pemeriksaan. Hasil audit nantinya menjadi rujukan untuk memastikan besaran pertumbuhan pendapatan tersebut.
Laporan Keuangan Danantara Belum Terbit
Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria sebelumnya menjelaskan proses penyusunan laporan masih berjalan. Laporan keuangan konsolidasi ditargetkan rampung dalam satu hingga dua bulan mendatang.
Penyusunan laporan membutuhkan waktu karena cakupannya sangat besar. Danantara harus mengonsolidasikan laporan keuangan lebih dari 1.000 perusahaan.
Proses tersebut juga mencakup eliminasi transaksi antarbadan usaha. Langkah ini diperlukan agar laporan konsolidasi mencerminkan kondisi keuangan secara tepat.
Dony memastikan laporan yang akan dipublikasikan nantinya telah melalui audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Saat ini, penyusunan laporan sudah memasuki tahap praaudit.
Baca juga: Danantara Masuk Proyek Kereta Rp1.200 Triliun, Fokus Bangun Rel Luar Jawa
Danantara Libatkan Konsultan Keuangan
Selain proses praaudit, Danantara melibatkan konsultan keuangan dalam penyusunan laporan. Konsultan tersebut membantu membangun struktur akun sesuai standar yang berlaku.
Besarnya cakupan konsolidasi menjadi tantangan tersendiri bagi lembaga tersebut. Namun, Dony optimistis prosesnya akan lebih cepat pada tahun-tahun berikutnya.
Menurutnya, pola konsolidasi akan semakin terbentuk setelah proses berjalan secara rutin. Hal serupa berlaku untuk mekanisme eliminasi transaksi antar-BUMN.
Dengan kondisi tersebut, angka kenaikan pendapatan menjadi perhatian sebelum laporan resmi diterbitkan. Prabowo memilih menunggu pemeriksaan untuk memastikan klaim pertumbuhan Danantara tersebut.
Hasil audit nantinya akan menjadi penentu atas besaran pertumbuhan yang sebenarnya. Publik pun masih harus menunggu laporan konsolidasi Danantara untuk melihat kinerja setahun penuh. (*)
Editor: Galih Pratama


