Fokus Tingkatkan Kualitas Laba pada 2026
Ke depan, Bank Aladin Syariah optimistis tren pertumbuhan kinerja dapat terus berlanjut seiring semakin kuatnya fundamental bisnis dan berkembangnya ekonomi syariah serta digital di Indonesia.
“Dengan model digital banking, kami optimistis kinerja positif ini akan sustainable. Fokus 2026 kami bergeser ke peningkatan kualitas laba dan profitabilitas yang lebih sehat,” tuturnya.
Baca juga: Bank Aladin Syariah Perkuat Ekosistem dan Social Finance untuk Dorong Pertumbuhan 2026
Sebagai informasi, Bank Aladin Syariah membukukan laba bersih Rp150,71 miliar pada 2025, berbalik dari rugi Rp73,73 miliar pada tahun sebelumnya.
Selain itu, pembiayaan tumbuh 9,58 persen menjadi Rp5,20 triliun, sementara total aset mencapai Rp14,42 triliun atau tumbuh 54,05 persen.
Kualitas aset juga tetap terjaga dengan rasio pembiayaan bermasalah (non-performing financing/NPF) gross sebesar 0,22 persen dan NPF net sebesar 0,15 persen. (*) Ayu Utami


