Poin Penting
- IHSG sesi I ditutup turun 1,75 persen ke level 6.204,63 dengan hampir seluruh sektor saham bergerak di zona merah.
- Analis menilai IHSG berada di fase overbought, sementara kenaikan harga minyak dunia menjadi sentimen yang menekan pasar.
- IHSG diproyeksikan menguji area support 5.880-6.000, yang dinilai berpotensi menjadi titik rebound.
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I, Jumat (24/7), ditutup lanjut melemah ke level 6.204,63 atau turun sebanyak 1,75 persen dari posisi 6.315,31.
Investment Specialist Korea Investment and Sekuritas Indonesia (KISI), Ahmad Faris Mu’tashim, menilai IHSG saat ini secara momentum sudah berada di fase overbought yang terlihat dari indikator Stochastic.
Menurutnya, dari faktor fiskal dan geopolitik, harga minyak yang kembali berada di harga USD90-95 per barel kembali mengintai fiskal meskipun dalam konferensi pers terakhir APBN masih relatif aman dengan defisit 0,76 persen terhadap PDB.
“IHSG kami proyeksikan menguji level 5.880-6.000 sebagai area golden rasio fibonacci, yang merupakan area support kuat untuk titik rebound,” katanya kepada Infobanknews.com di Jakarta, Jumat, 24 Juli 2026.
Baca juga: IHSG Anjlok Jelang Akhir Sesi I, Analis Ungkap Biang Keroknya
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 24,60 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 1,45 juta kali, dan total nilai transaksi tercatat mencapai Rp10,51 triliun.
Kemudian, tercatat terdapat 594 saham terkoreksi, 80 saham menguat dan 115 saham tetap tidak berubah.
Lalu, seluruh sektor ikut bergerak turun, dengan sektor siklikal melemah 3,21 persen, sektor bahan baku merosot 3,12 persen, sektor energi turun 2,65 persen, sektor transportasi melemah 2,59 persen, sektor infrastruktur merosot 2,53 persen, dan sektor industrial turun 1,80 persen.
Selain itu, sektor keuangan melemah 1,54 persen, sektor nonsiklikal merosot 1,40 persen, sektor properti turun 1,23 persen, sektor kesehatan melemah 0,92 persen, dan sektor teknologi merosot 0,77 persen.
Baca juga: IHSG Berpotensi Uji Support 6.200-6.250, Ini Sentimen Penggeraknya
Adapun, indeks-indeks bursa Asia juga kompak melemah, diantaranya Nikkei 225 Index Tokyo turun 2,91 persen, Hang Seng Index merosot 1,24 persen, dan Shanghai Composite Index Shanghai melemah 1,22 persen. (*)
Editor: Yulian Saputra


