Poin Penting
- Avrist Assurance memperluas pasar dengan menyasar Gen Z dan Gen Y.
- Strategi tersebut dijalankan melalui konsep One Avrist Synergy yang menggabungkan layanan empat entitas Avrist Group.
- Hingga Juni 2026, Avrist Assurance mencatat aset Rp5,94 triliun dan laba bersih Rp122,7 miliar.
Jakarta – PT Avrist Assurance menyiapkan strategi untuk memperluas jangkauan pasar melalui konsep One Avrist Synergy. Strategi ini tidak hanya menyasar nasabah affluent dan kelas menengah, tetapi juga generasi muda, khususnya Gen Z dan Gen Y.
Direktur Bisnis dan IT Avrist Assurance (AVRASS), Aldi Rinaldi, mengatakan perusahaan memiliki nasabah dengan profil beragam, mulai dari segmen menengah ke bawah hingga affluent dan high-net-worth.
Namun, mayoritas nasabah Avrist berasal dari segmen menengah ke bawah karena kuatnya bisnis perusahaan di segmen grup.
“Kita melihat nasabah yang ada sekarang kita profiling-nya atau personanya seperti apa. Ya. Kita ada mulai dari yang affluent di atas gitu ya, yang high juga kita punya, tapi kebanyakan adalah medium-to-low memang karena kita banyakan tadi di grup,” ujar Aldi, di Jakarta, dikutip, Jumat, 4 September 2026.
Baca juga: Avrist Soroti Tantangan Pengelolaan Aset di Balik Skema Tenor KPR 40 Tahun
Aldi mengatakan Avrist kini mulai menggarap pasar generasi muda yang memiliki karakter dan kebutuhan berbeda dari segmen nasabah sebelumnya.
“Kita tengah fokus bagaimana menggarap gen-gen yang baru. Gen Z, Gen Y, kayak saya-saya begini yang memang lagi fokus,” jelasnya.
Untuk mendukung strategi tersebut, Avrist Group mengukuhkan One Avrist Synergy, sebuah inisiatif untuk memperkuat kolaborasi empat entitas dalam grup
Baca juga: Avrist Perkuat Sinergi Empat Entitas, Ini Strateginya
Melalui sinergi tersebut, Avrist Group ingin menghadirkan layanan proteksi dan perencanaan keuangan yang lebih lengkap bagi nasabah.
Avrist Assurance menyediakan produk asuransi jiwa dan kesehatan. Sementara itu, Avrist General Insurance menawarkan berbagai produk asuransi umum.
Untuk kebutuhan investasi, layanan disediakan Avrist Asset Management. Adapun kebutuhan dana pensiun menjadi bagian dari layanan DPLK Avrist.
Kinerja Empat Entitas Avrist Group
Dari sisi kinerja, Avrist Assurance yang berdiri sejak 1975 mencatat total aset Rp5,94 triliun dan ekuitas Rp2,078 triliun per Juni 2026.
Pada periode yang sama, perusahaan membukukan laba bersih Rp122,7 miliar. Rasio pencapaian solvabilitas (RBC) tercatat 708,2 persen, jauh di atas batas minimum yang ditetapkan regulator.
Sementara itu, Avrist General Insurance mencatat gross written premium (GWP) Rp239 miliar dan laba bersih Rp6 miliar hingga Juni 2026. RBC perusahaan berada di level 210 persen.
Baca juga: Avrist General Insurance Bukukan Premi Rp239 Miliar hingga Juni 2026
Di sektor manajemen investasi, Avrist Asset Management mengelola dana kelolaan atau assets under management (AUM) sebesar Rp3,56 triliun per Juni 2026. Dana tersebut dikelola untuk 57.473 investor ritel dan 135 investor institusional.
Adapun DPLK Avrist mencatat total dana kelolaan Rp1,3 triliun per Juni 2026. Angka tersebut tumbuh 5,64 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. (*)
Editor: Yulian Saputra


