Poin Penting
- AKRA telah merealisasikan capex Rp546 miliar hingga semester I 2026, atau lebih dari 50 persen dari anggaran tahun ini sebesar Rp1 triliun
- Kinerja AKRA tumbuh positif, dengan laba kotor naik 17 persen dan laba bersih meningkat 21 persen yoy pada semester I 2026
- Pertumbuhan ditopang penjualan tanah industrial estate, peningkatan utilitas, serta bisnis trading and distribution yang stabil.
Jakarta – PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) telah merealisasikan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp546 miliar hingga semester I 2026. Realisasi tersebut setara lebih dari 50 persen dari total anggaran capex Perseroan tahun ini yang mencapai Rp1 triliun.
Head of Investor Relation AKRA, Ignatius Teguh Prayoga, mengatakan, capex tersebut digunakan untuk mendukung kebutuhan operasional dan pengembangan bisnis perseroan.
“Kegunaannya kami alokasikan untuk maintenance capex, kemudian akusisi satu kapal, dan juga pengembangan terminal baik di Pulau Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi. Sekaligus untuk melengkapi beberapa fasilitas utilitas di JIIPE juga,” ucap Teguh dalam Public Expose Live di Jakarta, 8 September 2026.
Baca juga: Dukung Ekspansi 3 Lini Bisnis, Joysparks Group Siapkan Capex hingga Rp200 M per Tahun
Di sepanjang semester I 2026, AKRA berhasil membukukan pertumbuhan laba kotor 17 persen dan laba bersih 21 persen secara year-on-year (yoy).
Teguh menjelaskan, pertumbuhan kinerja keuangan tersebut ditopang oleh penjualan tanah dari industrial estate dan juga peningkatan utilitas yang signifikan, serta pertumbuhan trading and distribution secara stabil.
“Untuk guidance, kita tetap ingin melanjutkan base pertumbuhan tersebut, terutama dengan semester II ini, kami lihat sepertinya market sudah lebih stabil dibandingkan semester satu kemarin, dan kami cukup optimis akan bisa mempertahankan base pertumbuhan tersebut,” imbuhnya.
Baca juga: FORE Gelontorkan Capex Rp15 Miliar untuk Perluas Ekspansi Segmen Donat
Teguh melanjutkan, AKRA sebagai pemasok bahan bakar B2B terutama untuk diesel berusaha mengusahakan untuk menghasilkan kualitas servis terbaik bagi klien.
“Oleh karena itu, permintaan penambahan bahan bakar dari pelanggan AKRA diharapkan dapat mempertahankan pertumbuhan kinerja keuangan ke depan,” tutupnya. (*)
Editor: Galih Pratama


