Poin Penting
- Tugu Insurance ditunjuk sebagai pemimpin konsorsium asuransi proyek LNG Abadi Blok Masela.
- Proyek migas strategis ini diperkirakan bernilai sekitar USD20,9 miliar dan mulai berproduksi pada 2029–2030.
- Tugu Insurance masih mengkaji cakupan perlindungan karena keterbatasan kapasitas asuransi migas global.
Jakarta – PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU) atau Tugu Insurance menyatakan kesiapan untuk memimpin konsorsium asuransi yang memberikan perlindungan bagi proyek Lapangan Gas Abadi Blok Masela.
Direktur Teknik Tugu Insurance, Fadlil Iswahyudi, mengatakan perlindungan asuransi proyek yang berada di bawah pengelolaan SKK Migas tersebut akan dilakukan melalui skema konsorsium yang melibatkan sejumlah perusahaan asuransi. Dalam konsorsium itu, Tugu Insurance bertindak sebagai pemimpin (leader).
“Ini ada di bawah SKK Migas, di mana untuk SKK Migas itu ada konsorsium asuransi. Tugu Pratama menjadi leadernya. Sehingga kalau konsorsium itu ada beberapa rekan asuransi lain yang terlibat,” ujar Fadlil dalam Media Meet Up di Jakarta, Kamis, 6 Agustus 2026.
Baca juga: Prabowo Resmikan Groundbreaking LNG Abadi Masela, Proyek Mangkrak 28 Tahun Lalu
Proyek Blok Masela sendiri telah memasuki tahap pembangunan setelah dilakukan groundbreaking. PT Pertamina Hulu Energi (PHE) turut terlibat dalam pengembangan proyek strategis nasional tersebut.
Kapasitas Asuransi Global Jadi Tantangan
Fadlil mengungkapkan, salah satu tantangan utama dalam memberikan perlindungan terhadap proyek Blok Masela adalah besarnya skala proyek tersebut. Menurutnya, Blok Masela berpotensi menjadi salah satu proyek migas lepas pantai (offshore) terbesar di dunia.
Menurutnya, nilai investasi proyek diperkirakan mencapai 20 miliar hingga 30 miliar dolar AS, sementara kapasitas pasar asuransi migas offshore global hanya berkisar 5 miliar hingga 6 miliar dolar AS.
“Sehingga untuk Masela itu seluruh kapasitas di dunia akan dipakai. Bisa bayangin ya bagaimana gedenya. Nah, oleh karena itu challenging juga menjadi kewajiban kami di Tugu untuk bisa mengorkestrasi semua ini,” imbuhnya.
Baca juga: Kinerja Semakin Solid, Tugu Insurance Catatkan Laba Bersih Rp480,29 M pada Semester I
Karena itu, Tugu Insurance masih akan mempelajari lebih lanjut syarat dan ketentuan perlindungan, termasuk cakupan risio yang akan dijamin dalam proyek tersebut.
Proyek Strategis untuk Ketahanan Energi
Sebagai informasi, proyek LNG Abadi Blok Masela diresmikan Presiden Prabowo Subianto melalui peletakan batu pertama di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, pada 16 Juli 2026
Proyek strategis nasional tersebut memiliki nilai investasi sekitar 20,9 miliar dolar AS dan ditargetkan mulai berproduksi pada 2029-2030. Kehadiran proyek ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus meningkatkan produksi gas alam Indonesia. (*)
Editor: Yulian Saputra


