Poin Penting
- RUPST 2026 Tugu Insurance menyetujui laporan kinerja 2025 dengan pendapatan Rp9,11 triliun dan laba Rp762 miliar.
- Pemegang saham menetapkan perubahan susunan pengurus perseroan.
- Fundamental tetap kuat, tecermin dari RBC 410,90% yang jauh di atas ketentuan OJK.
Jakarta – PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) memaparkan kinerja keuangan tahun buku 2025 dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Rabu, 29 April 2026, di Wisma Tugu I, Jakarta.
Sepanjang 2025, Perseroan telah mengimplementasikan standar akuntansi keuangan terbaru, PSAK 117, dalam pelaporan keuangan. Hingga 31 Desember 2025, pendapatan jasa asuransi secara konsolidasian tercatat Rp 9,11 triliun, meningkat dari Rp7,46 triliun pada tahun sebelumnya.
Sejalan dengan itu, hasil jasa asuransi juga mengalami peningkatan signifikan dari Rp736 miliar menjadi Rp1,02 triliun.
Presiden Direktur Tugu Insurance, Adi Pramana menyampaikan, Perseroan membukukan tingkat Risk Based Capital (RBC) sebesar 410,90 persen, yang tetap terjaga jauh di atas ketentuan minimum Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebesar 120 persen dan melampaui rata-rata industri di 335,22 persen.
Capaian ini mencerminkan fundamental keuangan Perseroan yang kuat serta pengelolaan risiko yang disiplin.
Baca juga: Terapkan PSAK 117, Tugu Insurance Catat Laba Rp711,06 Miliar
Dari sisi investasi, hasil investasi konsolidasian (termasuk share in association) mencapai Rp723 miliar, meningkat dari Rp458 miliar pada tahun sebelumnya. Kenaikan ini mencerminkan strategi pengelolaan portofolio yang prudent dan adaptif terhadap dinamika pasar.
Sementara itu, dari sisi neraca, Perseroan juga mencatatkan pertumbuhan yang sehat, baik pada aset, liabilitas, maupun ekuitas.
Saldo kas konsolidasian mencapai Rp 735 miliar, meningkat Rp377 miliar dibandingkan tahun sebelumnya, yang mencerminkan pengelolaan likuiditas yang baik, didukung oleh arus kas operasional yang positif serta optimalisasi pengelolaan kas.
Dari sisi permodalan, ekuitas konsolidasian tercatat sebesar Rp10,17 triliun, meningkat Rp 292 miliar dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini sejalan dengan pencapaian laba tahun berjalan serta mencerminkan konsistensi Perseroan dalam memperkuat struktur permodalan guna mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.
Laba dan Peringkat Tetap Terjaga
Sebagai emiten anak usaha PT Pertamina (Persero) dengan kode saham TUGU, Perseroan juga konsisten mempertahankan capaian kinerja yang positif di bidang pemeringkatan.
Tugu Insurance berhasil menjaga Financial Strength Rating (FSR) di level A- (Excellent) serta Long-Term Issuer Credit Rating (Long-Term ICR) di level “a-” (Excellent), yang mencerminkan ketahanan dan kredibilitas Perseroan di industri asuransi.
Baca juga: Hasil Investasi Tugu Insurance Melonjak 61,2 Persen di 2025, Ini Pendorongnya
Dalam RUPST ini juga Perseroan berhasil mencatat pencapaian laba tahun berjalan sebesar Rp762 miliar, dan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan, kepada entitas induk sebesar Rp711 miliar.
Laba tahun berjalan yang diatribusikan tersebut mengalami peningkatan dibandingkan dengan tahun sebelumnya yaitu sebesar Rp402 miliar.
Hasil RUPST Untuk Perubahan Pengurus Perseroan
Adapun pada pelaksanaan RUPST kali ini, terdapat perubahan susunan pengurus Perseroan.
Berikut ini adalah susunan Pengurus Perseroan Tugu Insurance berdasarkan RUPST yang digelar pada 29 April 2026:
- Presiden Komisaris dan Komisaris Independen: Abdul Ghofar
- Komisaris: Clifford Patrick Wuisan*
- Komisaris: Ony Suprihartono*
- Presiden Direktur: Adi Pramana
- Direktur Keuangan dan Layanan Korporat: Fitri Azwar
- Direktur Teknik: Fadlil Iswahyudi
- Direktur Pemasaran Asuransi: Ery Widiatmoko
- Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko: Edi Yoga Prasetyo.
*) Menunggu penetapan hasil penilaian Kemampuan dan Kepatutan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (*)




