Poin Penting
- Trump memerintahkan produk Kanada dihapus dari daftar pengadaan federal AS.
- AS sebelumnya menaikkan tarif hingga 50 persen terhadap sejumlah produk utama Kanada.
- Kanada membalas dengan tarif terhadap produk AS senilai USD20 miliar.
Jakarta – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menghapus produk asal Kanada dari pengadaan federal AS. Kebijakan tersebut menjadi babak baru perang dagang yang semakin memanas antara Washington dan Ottawa.
Trump memerintahkan General Services Administration (GSA) menghentikan pembelian produk buatan Kanada. GSA diminta berkoordinasi dengan Kantor Perwakilan Dagang AS untuk menjalankan kebijakan tersebut.
Daftar pengadaan itu dikenal sebagai Multiple Award Schedules. Trump menyebut nilai kontrak melalui daftar tersebut mencapai lebih dari USD50 miliar per tahun.
Baca juga: Kanada Resmi Tetapkan Tarif Balasan, Produk AS Kena Bea hingga 50 Persen
Trump meminta produk Kanada dikeluarkan dari daftar vendor yang telah disetujui pemerintah AS. Langkah itu menargetkan akses perusahaan Kanada terhadap pasar pengadaan federal AS.
Trump menilai kebijakan Kanada tidak memberikan akses setara bagi perusahaan AS. Ia menuding pemerintah federal dan provinsi Kanada membatasi perusahaan AS memasuki pasar pengadaan pemerintah.
“Kanada telah mengeruk keuntungan secara tidak adil dari kita selama bertahun-tahun… Itu bukan timbal balik yang setara, itu adalah penipuan perdagangan oleh Kanada. Mulai sekarang, tanpa timbal balik – tanpa akses!” ujar Trump seperti dikutip Antara, Rabu (9/9).
Trump juga menyoroti sektor pertanian dan industri otomotif Kanada. Ia menyebut Kanada membatasi penjualan produk peternak sapi perah AS ke pasar domestiknya.
Perang Dagang AS-Kanada Masuk Babak Baru
Kebijakan pengadaan tersebut muncul setelah perundingan perdagangan kedua negara gagal bulan lalu. AS kemudian mengambil langkah untuk mengenakan tarif 50 persen terhadap sejumlah produk utama Kanada.
Kanada langsung merespons dengan tarif balasan terhadap produk AS senilai USD20 miliar. Kebijakan tersebut mulai berlaku pada Selasa dan semakin memperbesar tekanan perdagangan kedua negara.
Kanada memastikan tarif balasan hanya berlaku untuk barang yang berasal dari AS. Pengiriman yang sudah dalam perjalanan saat kebijakan berlaku tidak terkena tarif tersebut.
Eskalasi ini menambah panjang rangkaian kebijakan perdagangan antara kedua negara. Trump sebelumnya berulang kali mengkritik ketimpangan perdagangan dengan Kanada.
Baca juga: PM Kanada: Kebijakan Tarif Trump Rugikan AS Sendiri
Trump Persoalkan Ketimpangan Perdagangan
Trump menilai Kanada telah memperoleh keuntungan tidak adil dari hubungan dagang dengan AS. Ia menjadikan persoalan tersebut sebagai salah satu alasan utama penerapan tarif.
Trump juga menyalahkan pemerintahan sebelumnya atas kebijakan perdagangan terhadap Kanada. Menurutnya, pembatasan tersebut seharusnya sudah dihentikan sejak pemerintahan sebelumnya.
Kini, tekanan Washington tidak hanya menyasar tarif impor. Akses produk Kanada ke pasar pengadaan pemerintah AS juga ikut dipersempit.
Kebijakan tersebut berpotensi semakin memperuncing hubungan dagang kedua negara bertetangga. Di tengah aksi saling balas, Trump kembali menempatkan prinsip timbal balik sebagai dasar kebijakan perdagangannya. (*)
Editor: Yulian Saputra


