Poin Penting
- Tripa menargetkan ekuitas Rp1 triliun pada 2028, dari Rp633,4 miliar pada 2025
- Tripa mencatat pendapatan jasa asuransi Rp1,6 triliun meski menghadapi lonjakan klaim pada 2025
- Tripa memperluas bancassurance melalui kerja sama dengan hibank dan BPD Kalteng.
Jakarta — PT Asuransi Tri Pakarta (Tripa) menargetkan ekuitas senilai Rp1 triliun pada 2028. Target tersebut menjadi salah satu agenda utama perseroan usai menghadapi tekanan klaim yang besar pada 2025.
“Walaupun ini tidak mudah, namun Tripa optimis bisa mencapai ekuitas 1 triliun di tahun 2028,” kata Koen Yulianto, Direktur Utama PT Asuransi Tri Pakarta dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-48, di Jakarta, Jumat, 21 Agustus 2026.
Berdasarkan data perusahaan, hingga Desember 2025, ekuitas Tripa tercatat Rp633,4 miliar dengan tingkat Risk Based Capital (RBC) 123,98 persen. Sementara itu, rasio likuiditas perusahaan mencapai 173,98 persen.
Guna mencapai target tersebut, perusahaan dimiliki oleh Yayasan Dana Pensiun Bank Negara Indonesia (BNI) bersama PT Tri Handayani Utama dan PT Asuransi Wahana Tata ini mengandalkan inovasi, efisiensi, inisiasi bisnis, serta sinergi dengan berbagai mitra.
“Untuk mencapai ekuitas 1 triliun adalah melalui inovasi, efisiensi, inisiasi, dan sinergi dengan berbagai pihak untuk secepatnya mencapai produksi 2 triliun dan mencetak laba di atas Rp100 miliar,” bebernya.
Baca juga: Klaim Tripa Melonjak di Semester I 2026, Ini Pemicunya
Ia mengungkapkan, perjalanan Tripa selama 48 tahun sendiri tak terlepas dari berbagai tantangan. Satu diantaranya, lonjakan klaim pada 2025 yang dipicu bencana banjir di sejumlah wilayah, termasuk Sumatera dan Banjarmasin.
“Walaupun mengalami badai klaim yang cukup besar di tahun 2025, Tripa masih mampu membukukan pendapatan jasa asuransi versi PSAK 117 sebesar 1,6 triliun,” jelasnya.
Perluas Bisnis Bancassurance
Dalam rangka memperkuat transformasi bisnis, Tripa menjalin sejumlah kerja sama baru. Pada peringatan ulang tahun ke-48, perusahaan menandatangani perjanjian kerja sama bancassurance dengan PT Hibank dan PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Tengah.
Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari strategi TRIPA untuk memperluas ekosistem bisnis sekaligus meningkatkan akses masyarakat terhadap berbagai solusi perlindungan asuransi melalui sinergi dengan berbagai mitra strategis.
Baca juga: Rasio Klaim Asuransi Kredit Nyaris 100 Persen, TRIPA Pilih “Main Aman” dengan Fokus ke SCF
Kerja sama dengan PT Bank Hibank Indonesia (hibank) mencakup pemasaran produk bancassurance untuk Asuransi Kendaraan Bermotor dan Asuransi Kebakaran.
TRIPA juga memperkuat kerja sama dengan PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Tengah (BPD Kalteng)dalam pemasaran produk bancassurance yang meliputi Asuransi Kendaraan Bermotor, Asuransi Kebakaran, serta Asuransi Alat Berat (Heavy Equipment/HE). Penandatanganan kerja sama dari pihak BPD Kalteng dilakukan oleh Syafyuddin selaku SEVP Bisnis.
Selain sektor perbankan, TRIPA memperluas kolaborasi melalui kerja sama dengan DEKOPINDA Kota Bogor dalam penyediaan layanan asuransi umum yang mencakup Asuransi Kebakaran, Asuransi Kendaraan Bermotor, dan Personal Accident.
“Melalui berbagai kolaborasi tersebut, TRIPA berharap dapat memperluas jangkauan layanan sekaligus membangun ekosistem bisnis yang semakin kuat dan berkelanjutan,” tandasnya. (*)
Editor: Galih Pratama


