Perkuat Kolaborasi Industri Keuangan Syariah
Direktur Eksekutif Asosiasi Bank Syariah Indonesia (Asbisindo) dan Ketua Organizing Committee Orkestrasi Program Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah Otoritas Jasa Keuangan (OC LIKS OJK), Nur Trismantara, mengatakan bahwa penyelenggaraan SYAFIF tidak hanya berorientasi pada promosi dan bisnis, tetapi juga menjadi bagian dari upaya bersama membangun industri keuangan syariah yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
“Penyelenggaraan kegiatan ini tidak hanya berfokus pada aspek bisnis dan promosi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam membangun ekosistem ekonomi syariah yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan. SYAFIF menjadi wadah yang mempertemukan regulator, industri, pelaku usaha, dan masyarakat dalam satu ekosistem kolaboratif,” ujar Nur dalam keterangan tertulis, Jumat, 3 Juli 2026.
“Melalui kegiatan ini kami berharap literasi dan inklusi keuangan syariah terus meningkat sehingga industri syariah Indonesia dapat tumbuh lebih besar serta memberikan manfaat yang semakin luas bagi perekonomian nasional,” imbuhnya.
Baca juga: OJK Ungkap Penyebab Inklusi Keuangan Syariah Masih Rendah di Indonesia
Penyelenggaraan SYAFIF 2026 merupakan wujud komitmen dan sinergi antara PUJKS, Asbisindo, OJK dan dukungan Pemerintah Kota Banjarmasin dalam memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan syariah nasional.
Melalui kolaborasi yang berkelanjutan. SYAFIF dan EKSiS diharapkan terus berkembang menjadi salah satu program literasi dan inklusi keuangan syariah terbesar di Indonesia. (*)


