Jakarta–Sun Life Financial Indonesia meraup premi sebesar Rp986,6 miliar sampai September 2016. Adapun aset mereka menjadi Rp9,8 triliun.
Chief Marketing Officer Sun Life Financial Indonesia Shierly Ge menjelaskan, perolehan premi yang diperoleh perusahaannya ini sudah memerhitungkan dengan penggabungan CIMB Sunlife ke dalam Sun Life Financial Indonesia. Akuisisi CIMB Sun Life yang dilakukan perseroan selesai pada September 2016. (Baca juga: Pendapatan Asuransi Jiwa Tumbuh 78,1%)
“Kami baru integrasi (CIMB Sunlife ke dalam Sun Life Financial Indonesia) jadi kami masih belum pisahkan premi dari Sun Life dan CIMB Sun Life. September 2015 premi Sun Life Rp778,8 miliar,” sebut Shierly.
Sebagian besar premi yang didapat perusahaan berpusat di Kanada ini, sebut Shierly, diperoleh dari jalur distribusi agensi sebesar 58%%. Sedangkan partnership sebesar 42%. “Klaim yang dibayarkan sampai September Rp495 miliar,” tambahnya.
Sampai saat ini, kata Shierly, proses akuisisi yang dilakukan antara kedua entitas bisnis ini telah selesai. Penggabungan ini juga membuat aset perusahaan bertambah dari Rp6,7 triliun menjadi Rp9,8 triliun.
“Nasabah kami juga bertambah dari 230 ribu menjadi 554 ribu,” sebut dia. (Baca juga: Sun Life dan CIMB Bersatu, Perkuat Merek Dagang Sun Life)
Shierly menambahkan, sebagai bagian dari corporate social responsibility (CSR) yang dilakukan perusahaan, Sun Life menggandeng grup musik ALEXA untuk mendorong kampanye kesadaran masyarakat akan pentingnya memiliki semagat persatuan dan kemajemukan. Kolaborasi ini dilakukan dengan lagu Brighter As One.
“Brighter As One menggambarkan kalau kita terdiri dari banyak suku bangsa,” tandasnya. (*) Gina Maftuhah
Editor: Paulus Yoga


