Startup Alpha Millennia Dorong Ribuan Koperasi dan UMKM Go Digital

Startup Alpha Millennia Dorong Ribuan Koperasi dan UMKM Go Digital

DJPb
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on email
Share on linkedin

Jakarta – Salah satu tantangan ekonomi digital ke depan adalah memperkuat Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dan ketahanan perbankan. Untuk itu, percepatan transformasi digital UMKM di Indonesia sesuai harapan Presiden Joko Widodo menjadi penting dilakukan.

Alpha Millennia Technology yang merupakan Start Up penyedia teknologi untuk ekosistem jasa keuangan asal Singapura yang mempunyai cabang di Indonesia secara resmi telah menandatangani nota kesepahaman dengan Dewan Koperasi Provinsi Kepulauan Riau untuk bersama – sama mengembangkan ekosistem digital ke basis 2.000 koperasi. 

Selain bekerja sama dengan Dewan Koperasi Provisi Kepulauan Riau, Alpha Technology juga telah menandatangani nota kesepahaman dengan Koperasi yang berada dibawah naungan Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat.

Adapun tujuan kerja sama tersebut yakni, membantu memperluas lebih banyak lagi layanan kepada komunitas UMKM yang mereka layani tidak hanya untuk meningkatkan aliran pendapatan mereka, melainkan dengan memberikan solusi yang lebih inovatif, efisien, dan ramah lingkungan.

CEO Alpha Millennia Technology Raymond Cheung menjelaskan, kerja sama ini bukti konkrit Perusahaan dalam membantu para Koperasi untuk bisa Go-Digital. Apalagi, Alpha Technology akan menyediakan sistem internal yang bisa digunakan oleh Koperasi untuk mendigitalkan alur kerja mereka menjadi lebih hijau, efisien dan lincah.

“Apalagi pemerintah menargetkan 30 juta UMKM onboarding ekosistem digital pada 2024. Maka dari itu, kami hadir untuk bisa membantu dan memberikan solusi kepada para UMKM agar bisa lebih cepat dalam onboarding ke ekosistem digital,” ujar Raymond dikutip 21 Oktober 2022.

Selain itu, pelaku UMKM juga harus melek digital, digital entrepreneurship mindset ditingkatkan, interkoneksi serta skill semuanya wajib aktif dijalankan secara digital. Dengan demikian diprediksi potensi peningkatan nilai ekonomi digital di Indonesia akan meningkat signifikan mencapai Rp 4.531 triliun pada tahun 2030, dan jumlah ini masih harus digenjot lagi melampaui sekitar 11 juta dari target 30 juta UMKM Go Digital di 2024. (*)

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Berita Pilihan

Segera Daftarkan Diri Anda Menjadi Kontributor di

Silahkan isi Form di bawah ini

[ultimatemember form_id=”1287″]