Poin Penting
- Sompo Indonesia mempercepat proses spin-off Unit Usaha Syariah (UUS) untuk memenuhi ketentuan OJK.
- Unit syariah mencatat surplus underwriting dana tabarru’ sebesar Rp31,9 miliar pada 2025.
- RBC dana tabarru’ dan dana ujrah masing-masing mencapai 572 persen dan 10.768 persen.
Jakarta – PT Sompo Insurance Indonesia (Sompo Indonesia) mempercepat proses pemisahan atau spin-off Unit Usaha Syariah (UUS) sebagai bagian dari langkah strategis untuk memenuhi ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sekaligus memperkuat posisinya di pasar asuransi syariah yang terus berkembang.
Langkah tersebut didukung kinerja keuangan syariah yang solid sepanjang 2025. Sompo Indonesia mencatat surplus underwriting dana tabarru’ sebesar Rp31,9 miliar.
Di sisi lain, tingkat Risk Based Capital (RBC) tercatat sangat tinggi, yakni 572 persen untuk dana tabarru’ dan 10.768 persen untuk dana ujrah, jauh melampaui ketentuan minimum regulator.
Baca juga: Tumbuh 10 Persen, Sompo Indonesia Bukukan Laba Bersih Rp135,3 Miliar pada 2025
President Director & CEO Sompo Indonesia, Eric Nemitz, menegaskan bahwa perusahaan saat ini berada dalam tahap penyelesaian spin-off dan berkomitmen penuh untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai regulasi.
“Sompo Indonesia saat ini tengah dalam proses penyelesaian spin-off dan berkomitmen untuk memastikan kepatuhan penuh terhadap seluruh ketentuan yang berlaku,” ujarnya dalam acara Media Gathering di Jakarta, Selasa, 12 Mei 2026.
Menurutnya, pemisahan unit syariah bukan sekadar kewajiban regulasi, tetapi juga menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam merespons kebutuhan pasar yang semakin dinamis.
Fokus Perkuat Diferensiasi Bisnis Syariah
Sompo Indonesia menilai pengembangan bisnis syariah menjadi peluang strategis di tengah persaingan industri asuransi umum yang semakin ketat
“Sompo Indonesia berkomitmen kuat untuk menghadirkan solusi perlindungan yang inovatif dan relevan melalui pengembangan produk dan layanan, termasuk penawaran berbasis syariah,” kata Eric.
Baca juga: Sompo Insurance Optimalkan Peran Agen untuk Perluas Perlindungan Aset Masyarakat
Ia menambahkan, langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat diferensiasi bisnis sekaligus menjaga relevansi layanan terhadap kebutuhan nasabah.
“Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya strategis kami dalam memperkuat diferensiasi di tengah kompetisi yang semakin ketat di industri asuransi umum, sekaligus memastikan kami tetap responsif terhadap kebutuhan dan preferensi pelanggan yang terus berkembang,” jelasnya.
Optimistis jadi Katalis Pertumbuhan Baru
Dengan dukungan permodalan yang kuat dan kinerja underwriting yang sehat, Sompo Indonesia optimistis spin-off UUS akan menjadi katalis pertumbuhan baru bagi perusahaan.
“Dengan fundamental keuangan yang solid, kami optimistis dapat mempertahankan momentum pertumbuhan sekaligus menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan,” tutup Eric. (*) Alfi Salima Puteri


