Poin Penting
- Pembiayaan otomotif Danamon tumbuh 44 persen meski pasar otomotif Indonesia terkontraksi 10-12 persen pada 2025.
- Sinergi MUFG, Danamon, dan Adira Finance menjadi salah satu penggerak pertumbuhan pembiayaan otomotif.
- Transformasi digital melalui D-Bank PRO memudahkan nasabah mencari kendaraan, simulasi, hingga mengajukan pembiayaan.
Jakarta – Di tengah dinamika pasar otomotif Indonesia yang terkontraksi 10-12 persen pada 2025, pembiayaan otomotif PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) tercatat tumbuh solid hingga 44 persen.
Pertumbuhan tersebut ditopang sinergi ekosistem MUFG dan transformasi digital yang menjadi salah satu mesin pertumbuhan pembiayaan otomotif Danamon.
Di bawah naungan MUFG sebagai induk, Danamon dan anak usahanya, Adira Finance, berhasil memperkuat kehadiran di segmen pembiayaan otomotif.
Baca juga: Danamon Dorong Nasabah Tingkatkan Transaksi dan Investasi di Momen HUT RI ke-81
Consumer Funding & Wealth Business Head PT Bank Danamon Indonesia Tbk, Ivan Jaya mengungkapkan, perseroan melihat segmen pembiayaan otomotif sebagai salah satu sarana memperkuat hubungan dengan nasabah sekaligus menghadirkan nilai tambah jangka panjang.
Sinergi MUFG-Danamon-Adira Finance
Melalui sinergi MUFG, Danamon, dan Adira Finance, perseroan tidak hanya berfokus menghadirkan produk dan layanan untuk membantu nasabah memiliki kendaraan bermotor, tapi juga memberikan pengalaman terintegrasi di setiap fase perjalanan finansial mereka.
“Pendekatan inilah yang menjadi salah satu fondasi bagi pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan dan menciptakan nilai yang lebih besar bagi nasabah,” papar Ivan dalam keterangan resmi, dikutip Selasa, 8 September 2026.
Menurut Ivan, pertumbuhan tersebut juga dibarengi prinsip kehati-hatian dalam penyaluran pembiayaan. Danamon juga fokus menyasar nasabah di segmen emerging affluent dan affluent.
Pendekatan ini membantu Danamon menjaga kualitas portofolio dan mendorong mendukung pertumbuhan yang sehat.
Dalam ekosistem pembiayaan otomotif grup keuangan tersebut, Adira Finance berperan dalam pengembangan produk, operasional, dan proses penagihan.
Sementara itu, Danamon mendukung distribusi melalui jaringan cabang, kanal digital, program payroll, dan tim relationship management.
Baca juga: Begini Jurus Danamon Perkuat Bisnis Wealth Management
Adapun basis nasabah korporasi MUFG turut melengkapi model tersebut dengan membuka peluang akuisisi nasabah baru melalui program employee banking dan payroll-linked acquisition.
“Selain menjadi pendorong pertumbuhan pembiayaan otomotif, bisnis ini juga berkontribusi terhadap profitabilitas Danamon serta memperkuat ekosistem perbankan ritelnya,” kata Ivan.
Digitalisasi Dorong Pembiayaan Otomotif
Di samping itu, transformasi digital juga berkontribusi sebagai salah satu fondasi penting bagi kinerja pembiayaan otomotif Danamon.
Melalui D-Bank PRO misalnya, nasabah bisa langsung mencari katalog kendaraan, melakukan simulasi pembiayaan, hingga mengajukan pembiayaan secara digital.
Danamon juga memanfaatkan momentum pameran otomotif seperti Indonesia International Motor Show (IIMS) untuk menjangkau lebih banyak calon nasabah melalui berbagai penawaran pembiayaan.
Hingga saat ini, Danamon tercatat melayani sekitar 2 juta nasabah dan memiliki jaringan distribusi di berbagai wilayah Indonesia.
Kinerja Danamon di segmen pembiayaan otomotif pun mendapat pengakuan dari berbagai institusi.
Terbaru, dalam The Asian Banker Indonesia Awards 2026, Danamon dinobatkan sebagai Best Automobile Financing in Indonesia.
Apresiasi itu menegaskan positioning Danamon di pengembangan ekosistem pembiayaan otomotif di Indonesia. (*) Ari Astriawan


