Jakarta–Sinar Mas Land bersama Sojitz Corporation, perusahaan asal Jepang, merayakan 20 tahun kerja sama dalam pembangunan Kota Deltamas.
Kawasan Terpadu Kota Deltamas menjadi perwujudan nyata dari komitmen dan kerja sama dari kedua belah pihak, yang telah dimulai sejak tahun 1996, melalui dua perusahaan patungan PT Puradelta Lestari Tbk dan PT Pembangunan Deltamas.
(Baca juga: Sinar Mas Land Luncurkan Sevilla Park BSD City)
PT Puradelta Lestari Tbk selaku induk perusahaan pengembangan Kota Deltamas telah berkembang menjadi emiten pengembang kawasan industri berkapitalisasi terbesar di Bursa Efek Indonesia dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp11 triliun.
“Sinar Mas Land dan Sojitz Corporation memiliki kombinasi pengalaman dan kompetensi yang saling melengkapi dalam pengembangan Kota Deltamas serta menjadikan kota satelit ke depannya” kata Direktur Independen dan Sekretaris Perusahaan PT Puradelta Lestari Tbk, Tondy Suwanto di Jakarta, Kamis, 17 November 2016. (Selajutnya: Penjualan lampaui target)
Dari sisi kinerja, hingga 30 September 2016, penjualan lahan industri Puradelta telah mencapai 52,1 ha, melampaui target perusahaan untuk tahun 2016 seluas 50 ha. Salah satu faktor kesuksesan tersebut adalah penjualan lahan seluas 38,3 ha kepada Astra Honda Motor (AHM).
Namun, sebagian besar dari penjualan tersebut belum dapat diakui pada laporan keuangan kuartal III/2016, sehingga pendapatan usaha Perseroan pada periode tersebut mencapai Rp1,01 triliun, sementara laba bersih mencapai Rp494,78 miliar.
Dengan cadangan lahan yang luas, total aset Perusahaan per 30 September 2016 mencapai Rp7,43 triliun, dengan posisi kas Rp675,46 miliar dan ekuitas Rp 7,13 triliun. Di sisi lain, arus kas bersih Perseroan dari kegiatan operasional tercatat Rp180,3 miliar.
Kondisi keuangan yang sehat ini pun memberikan keleluasaan bagi Perseroan untuk terus berekspansi di masa mendatang.
(Baca juga: Sinar Mas Land Akuisisi Properti Senilai Rp5,5 Triliun di Inggris)
Pemegang saham mayoritas dan pengendali dari PT Puradelta Lestari Tbk sendiri saat ini adalah AFP International Capital Pte.Ltd. (53,87%), yang merupakan bagian dari Sinar Mas Land, dan Sojitz Corporation (25,00%), perusahaan general trading dari Jepang dengan jaringan di lebih dari 50 negara di dunia. (*) Dwitya Putra
Editor: Paulus Yoga


