Poin Penting
- KPK mengamankan Bupati Sukoharjo Etik Suryani dalam OTT di Soloraya bersama empat orang lainnya terkait dugaan pemerasan
- Etik dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lanjutan dan pendalaman perkara oleh KPK
- LHKPN 2025 mencatat kekayaan Etik sebesar Rp9,11 miliar, didominasi aset tanah dan bangunan.
Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan Bupati Sukoharjo Etik Suryani dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang berlangsung pada Kamis (9/7/2026) hingga Jumat (10/7/2026).
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan bahwa Etik telah diamankan bersama empat orang lainnya dalam kegiatan penyelidikan tertutup di wilayah Soloraya, Jawa Tengah.
“Konfirm, bahwa KPK melakukan kegiatan penyelidikan tertutup dan terjadi peristiwa tertangkap tangan di wilayah Soloraya, Jawa Tengah,” ujar Budi dikutip 10 Juli 2026.
Baca juga: Intip Kekayaan Wali Kota Bima A Rahman Abidin yang Lantik Istri dan Ipar jadi Pejabat
“Dalam peristiwa tertangkap tangan ini, tim mengamankan sejumlah 5 orang, salah satunya Bupati Sukoharjo,” tambahnya.
Menurut KPK, perkara tersebut terkait dugaan pemerasan yang dilakukan bupati kepada para perangkat daerah di Kabupaten Sukoharjo. Setelah diamankan, Etik dan pihak lain langsung dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Kekayaan Etik Suryani
Di tengah proses hukum yang berjalan, perhatian publik juga tertuju pada laporan harta kekayaan Etik yang mencapai Rp9,11 miliar.
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikan pada 27 Maret 2026 untuk pelaporan periodik tahun 2025, total kekayaan Etik Suryani tercatat sebesar Rp9.119.012.976.
Jika dirinci, harta kekayaan terbesar Etik berasal dari aset tanah dan bangunan yang nilainya mencapai Rp4,89 miliar. Tercatat Etik memiliki tujuh bidang tanah dan bangunan yang tersebar di wilayah Sukoharjo dan Wonogiri.
Baca juga: Profil Evita Manthovani, Dirjen Kekayaan Negara yang Baru Dilantik Menkeu Purbaya
Harta lainnya berasal dari alat transportasi dan mesin. Dalam garasi rumahnya, Etik memiliki koleksi mobil Toyota minibus tahun 1980 yang nilainya Rp98 juta. Selanjutnya, ada Toyota minibus tahun 1977 Rp125 juta dan Toyota Vellfire 2.4 A/T 2010 Rp252 juta.
Masih dalam LHKPN, Etik tercatat memiliki harga bergerak lainnya sebesar Rp2,77 miliar, kas dan setara kasRp973 juta. Jika ditotal, kekayaan Bupati Sukoharjo Etik Suryani yang ditangkap KPK mencapai Rp9.119.012.976. (*)


