Poin Penting:
- Prabowo mengaku resah karena Indonesia belum mampu lolos ke Piala Dunia meski telah mencatat kemajuan di sektor lain.
- PSSI menyebut dukungan pendanaan dari pemerintah menjadi kebutuhan penting untuk memperkuat pembinaan sepak bola nasional.
- Indonesia akan memanfaatkan evaluasi kegagalan di kualifikasi 2026 sebagai bekal mengejar tiket Piala Dunia 2030.
Jakarta – Presiden Prabowo Subianto mengaku resah karena Indonesia belum mampu menembus Piala Dunia meski telah mencatat berbagai kemajuan di sektor lain.
Keresahan itu langsung direspons Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI). Lembaga ini menilai dukungan pendanaan menjadi faktor penting untuk mengejar target tampil pada edisi 2030.
Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Arya Sinulingga mengatakan Presiden memahami kebutuhan sepak bola nasional. Menurutnya, perhatian Prabowo kepada Ketua Umum PSSI Erick Thohir dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menunjukkan pentingnya dukungan anggaran.
Arya mengatakan PSSI membutuhkan dukungan pemerintah melalui pendanaan APBN agar pembinaan sepak bola berjalan lebih optimal.
Ia berharap dukungan tersebut dapat memperkuat upaya Indonesia mengejar prestasi di level internasional.
Baca juga: 10 Pemain Termahal Argentina di Piala Dunia 2026, Lionel Messi Tak Masuk Daftar
Dukungan Pendanaan untuk Target Piala Dunia
Arya menilai langkah Prabowo mencari Erick Thohir dan Menteri Keuangan menunjukkan pemerintah memahami kebutuhan sepak bola nasional.
“Ya kan jelas ya Pak Prabowo nyari Pak Ketum, Pak Erick, dan langsung nyari juga Menkeu (Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa). Berarti beliau tahu juga bahwa Menkeu Pak Purbaya perlu support sepak bola Indonesia dengan anggaran dari APBN,” kata Arya dikutip Antara, Jumat (10/7).
Ia kemudian menambahkan, “Kan itu clear tuh karena dia seperti itu. Jadi kita butuh dukungan juga support seperti itu dari Menkeu, pendanaan.”
Dalam pidatonya saat peluncuran Program Mandatori Biodiesel B50 di Rest Area KM 57 Karawang, Prabowo mengaku belum puas karena Timnas Indonesia belum mampu tampil di Piala Dunia.
Menurutnya, sepak bola merupakan bagian dari kehormatan bangsa.
“Yang masih kita sulit adalah masuk Piala Dunia. Nah itu saya masih… Jadi, saya resah, terus terang aja saya resah. Kita bisa B50 tetapi tidak masuk Piala Dunia, saya masih tidak puas,” ujar Prabowo.
Prabowo Minta PSSI Kejar Piala Dunia 2030
Prabowo meminta Ketua Umum PSSI Erick Thohir mencari jalan agar Indonesia dapat lolos ke Piala Dunia 2030. Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung di Spanyol, Portugal, dan Maroko.
Presiden juga menanyakan langsung kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengenai dukungan yang diperlukan untuk mewujudkan target tersebut.
Arya menilai sikap itu menunjukkan komitmen pemerintah terhadap pengembangan sepak bola nasional.
“Dan Pak Prabowo jelas ya dia kalau untuk hal lain naturalisasi dan sebagainya beliau sangat support. Dan sekarang beliau lihat ini butuh pendanaan, beliau juga support. Mudah-mudahan kita 2030 bisa ke sana gitu,” ucap Arya.
Baca juga: Ribuan Dapur MBG Buatan Polri Tuai Pujian Prabowo, Dari Mana Sumber Dananya?
Evaluasi Kegagalan Menuju Piala Dunia
Indonesia sebelumnya gagal melaju ke Piala Dunia 2026. Tim Garuda tersingkir setelah menelan dua kekalahan dari Arab Saudi dan Irak pada putaran keempat kualifikasi pada Oktober 2025.
Arya berharap kegagalan itu menjadi pelajaran penting bagi sepak bola nasional. Menurutnya, pembenahan kompetisi liga dan pembinaan pemain harus terus dilakukan agar peluang lolos ke Piala Dunia 2030 semakin besar.
“Ya wajar, semua negara juga pasti pengen ke sana dan kan kemarin kita sudah berjuang tuh, sudah berjuang menuju ke sana. Capaian kita kemarin itu tertinggi sepanjang sejarah kita main bola. Artinya tahapan berikutnya ya mudah-mudahan yang kemarin lebih dari yang kemarin. Nah ini yang dilakukan,” tutup Arya. (*)
Editor: Galih Pratama


