Poin Penting
- Semen Baturaja membagikan dividen Rp34,38 miliar atau Rp3,46 per saham dari laba bersih 2025 sebesar Rp171,92 miliar
- RUPST Semen Baturaja menyetujui perubahan pengurus dan penyesuaian Anggaran Dasar sesuai KBLI 2025
- Semen Baturaja optimistis penjualan 2026 tumbuh ditopang proyek infrastruktur, efisiensi, dan transformasi digital.
Jakarta – Pemegang saham PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp34,38 miliar atau setara dengan Rp3,46 per lembar saham.
Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang digelar di Jakarta pada Senin (18/5/2026).
Nilai dividen tersebut merupakan 20 persen dari total laba bersih konsolidasian Perseroan tahun buku 2025 yang mencapai Rp171,92 miliar. Adapun sisa laba bersih sebesar 80 persen atau Rp137,53 miliar akan dialokasikan sebagai laba ditahan.
Baca juga: WIKA Beton Bagikan Dividen 10 Persen dari Laba 2025, Segini Nilainya
Suherman Yahya, Direktur Utama SMBR menjelaskan bahwa pembagian dividen ini merupakan bentuk apresiasi kepada pemegang saham atas kepercayaan mereka selama 2025.
“Kami berhasil menjaga momentum pertumbuhan dan profitabilitas sepanjang tahun 2025 melalui penguatan operational excellence, efisiensi biaya produksi, serta peningkatan daya saing di pasar,” ujar Suherman dikutip 19 Mei 2026.
Selain penetapan laba, RUPST juga menyepakati langkah strategis berupa perubahan susunan pengurus Perseroan serta penyesuaian Anggaran Dasar berdasarkan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025.
Perubahan ini dilakukan untuk memperkuat tata kelola perusahaan (GCG) serta memberikan fleksibilitas bagi SMBR dalam menangkap peluang usaha baru di industri bahan bangunan.
Dalam agenda perubahan pengurus perseroan, pemegang saham menyetujui pengangkatan Muhamad Alipudin sebagai Komisaris Utama menggantikan Inosentius Samsul.
RUPST juga menyetujui pengangkatan Luthvie Arifin sebagai Komisaris Independen menggantikan Chowadja Sanova.
Baca juga: Archi Indonesia (ARCI) Bagikan Dividen USD60 Juta dari Laba Bersih 2025
Optimisme Menatap 2026
Menatap 2026, kata Suherman, perseroan optimistis perseroan makin menguat dengan membidik pertumbuhan volume penjualan dengan mengandalkan proyeksi kenaikan aktivitas infrastruktur dan properti di wilayah Sumatera bagian selatan.
“Untuk mencapai target tersebut, perusahaan berkomitmen menerapkan operational excellence yang berbasis pada industri hijau, termasuk peningkatan pemanfaatan bahan bakar alternatif dan transformasi digital di seluruh lini produksi,” jelas Suherman. (*)


