Poin Penting
- IHSG sesi I 19 Mei 2026 ambruk 3,08 persen ke level 6.396,26 dengan transaksi Rp15,13 triliun.
- Sebanyak 611 saham melemah, sementara seluruh sektor terkoreksi dipimpin bahan baku, energi, dan transportasi
- Bursa Asia mayoritas menguat, dengan Shanghai dan Hang Seng naik, sedangkan Nikkei melemah.
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (19/5) kembali ditutup merosot ke level 6.396,26 atau ambruk 3,08 persen dari posisi 6.599,24.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar saham hari ini, sebanyak 27,96 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 1,73 juta kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp15,13 triliun.
Baca juga: Asing Kabur Rp2,8 Triliun saat IHSG Keok, Ini 5 Saham Paling Banyak Dilego
Kemudian, tercatat terdapat 611 saham terkoreksi, sebanyak 96 saham menguat dan sebanyak 107 saham tetap tidak berubah.
Lalu, seluruh sektor juga mengalami pelemahan. Rinciannya, sektor bahan baku -7,26 persen, sektor energi -6,47 persen, sektor transportasi -5,94 persen, sektor infrastruktur -3,91 persen, sektor industrial -3,43 persen, dan sektor siklikal -2,60 persen.
Baca juga: OJK: Banyak Saham RI Tertunda Masuk Indeks MSCI Imbas Kebijakan Freeze
Selanjutnya, sektor non-siklikal -2,49 persen, sektor properti -2,23 persen, sektor keuangan -1,47 persen, sektor teknologi -0,65 persen, dan sektor kesehatan -0,43 persen.
Adapun, indeks-indeks bursa Asia terpantau mayoritas menguat dengan Shanghai Composite Index Shanghai naik 0,23 persen dan Hang Seng Index meningkat 0,18 persen. Sedangkan, Nikkei 225 Index Tokyo turun 0,47 persen. (*)
Editor: Galih Pratama


