RUPSLB Bank Banten Sahkan Perubahan Direksi dan Komisaris

RUPSLB Bank Banten Sahkan Perubahan Direksi dan Komisaris

Poin Penting

  • RUPSLB Bank Banten yang dihadiri Gubernur Banten Andra Soni menetapkan perubahan struktur pengurus
  • Kinerja keuangan Bank Banten menunjukkan tren positif, ditandai aset menembus Rp10 triliun, kredit di atas Rp5 triliun
  • Kerja sama KUB dengan Bank Jatim memperkuat permodalan dan transformasi Bank Banten, termasuk perluasan pengelolaan RKUD

Serang – PT Bank Pembangunan Daerah Banten (Perseroda) Tbk atau Bank Banten mengumumkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang berlangsung pada Rabu (21/1). Rapat yang dibuka langsung oleh Gubernur Banten Andra Soni di Gedung Negara Provinsi Banten ini menghasilkan sejumlah keputusan penting termasuk perubahan susunan pengurus dan penegasan arah strategis bank daerah ini.

RUPSLB menetapkan struktur baru di tubuh Bank Banten. Susunan Dewan Komisaris Bank Banten terdiri atas Hoirudin Hasibuan sebagai Komisaris Utama, Deden Riki Hayatul Firman sebagai Komisaris Independen, serta Deden Apriandhi dan Rina Dewiyanti yang menjabat sebagai Komisaris Perwakilan Pemerintah Provinsi Banten.

Sementara itu, jajaran direksi dipimpin oleh Muhammad Busthami selaku Direktur Utama, didampingi Eko Virgianto sebagai Direktur Kepatuhan, Slamet Riyadi sebagai Direktur Bisnis, serta Purbaji Basuki sebagai Direktur Operasional dan Transformasi.

Baca juga: Gubernur Banten Buka RUPSLB Bank Banten, Tekankan Profesionalisme Pengelolaan

“Alhamdulillah, hari ini Bank Banten melaksanakan RUPS Luar Biasa dengan dua agenda utama, yakni menerima permohonan pengunduran diri Direktur Bisnis, saudara Bambang Widyatmoko serta perubahan struktur pengurus perseroan. Seluruh proses berjalan sesuai mekanisme dengan pendampingan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan dihadiri perwakilan Bank Jatim,” ujar Andra.

Selanjutnya, Direktur Utama Bank Banten, Muhammad Busthami, mengungkapkan bahwa kinerja keuangan bank terus menunjukkan tren positif. Hingga akhir 2025, aset Bank Banten menembus angka lebih dari Rp10 triliun dengan penyaluran kredit di atas Rp5 triliun.

Ia juga menyebut rasio kredit bermasalah (NPL) terjaga di bawah ambang batas yang ditetapkan OJK, sementara laba bersih dipastikan jauh melampaui capaian tahun sebelumnya.

Busthami memaparkan bahwa permodalan Bank Banten tetap kuat berkat efektivitas kerja sama Kelompok Usaha Bank (KUB) dengan Bank Jatim, yang juga memperluas pengelolaan kas daerah termasuk RKUD dengan beberapa pemerintah kabupaten/kota.

Baca juga: Pemprov Banten, Kabupaten Lebak, dan Kota Serang Lanjutkan Pengelolaan RKUD di Bank Banten

Lebih jauh, Wakil Direktur Utama Bank Jatim, R. Arief Wicaksono menyatakan optimisme terhadap masa depan Bank Banten. Bank Jatim berkomitmen untuk mendorong sinergi bisnis, transformasi sumber daya manusia dan peningkatan kapasitas teknologi informasi agar kinerja Bank Banten terus meningkat di tahun-tahun mendatang.

“KUB sudah efektif per Desember lalu. Kami optimistis kinerja Bank Banten yang sangat baik di 2025 akan semakin meningkat di tahun-tahun berikutnya,” tutur Arief. (*) Ari Nugroho

Related Posts

News Update

Netizen +62