Poin Penting
- IHSG sesi I ditutup menguat 0,93 persen ke level 6.147,96, didukung mayoritas sektor yang bergerak di zona hijau
- Nilai transaksi perdagangan mencapai Rp6,51 triliun dengan 14,19 miliar saham diperdagangkan dan 468 saham menguat
- Penguatan IHSG sejalan dengan mayoritas bursa Asia, meski Shanghai Composite masih melemah 0,72 persen.
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan sesi I, Kamis (30/7), di zona hijau. IHSG menguat 0,93 persen ke level 6.147,96 dari posisi penutupan sebelumnya di 6.091,38.
Berdasarkan data RTI Business, aktivitas perdagangan berlangsung cukup ramai. Sebanyak 14,19 miliar saham diperdagangkan dengan frekuensi transaksi mencapai 1,00 juta kali dan total nilai transaksi sebesar Rp6,51 triliun.
Dari sisi pergerakan saham, sebanyak 468 saham berhasil menguat, 167 saham melemah, dan 148 saham ditutup stagnan.
Baca juga: BMRI dan BBCA Catat Kinerja Positif, Begini Tren Harga Saham Keduanya
Penguatan IHSG turut ditopang oleh mayoritas sektor yang bergerak di zona positif. Sektor barang konsumsi non-primer (non-siklikal) memimpin kenaikan dengan menguat 1,59 persen, disusul sektor properti sebesar 1,54 persen, sektor barang konsumsi primer (siklikal) 1,34 persen, serta sektor bahan baku yang naik 1,18 persen.
Selanjutnya, sektor transportasi menguat 0,99 persen, sektor keuangan naik 0,81 persen, sementara sektor energi dan infrastruktur masing-masing meningkat 0,63 persen. Adapun sektor teknologi turut mencatatkan kenaikan tipis sebesar 0,10 persen.
Baca juga: Soal Pipeline IPO Saham, Trimegah Sekuritas: Masih dalam Tahap Diskusi
Di sisi lain, hanya dua sektor yang masih berada di zona merah, yakni sektor kesehatan yang turun 0,26 persen dan sektor industrial yang terkoreksi 0,15 persen.
Dari bursa global, mayoritas bursa saham Asia juga diperdagangkan menguat. Hang Seng Index tercatat naik 0,09 persen dan Nikkei 225 Index Tokyo menguat 0,70 persen. Sementara itu, Shanghai Composite Index masih melemah 0,72 persen. (*)
Editor: Galih Pratama


