Poin Penting
- Pada pedagangan hari ini rupiah dibuka melemah 0,08 persen ke Rp18.064 per dolar AS, seiring tekanan pasar valas global
- DXY turun ke 99,2, namun dolar masih kuat di dekat level tertinggi dua bulan di tengah ketidakpastian geopolitik dan ekspektasi kebijakan The Fed
- Hari ini rupiah diperkirakan bergerak di kisaran Rp17.970–Rp18.075 per dolar AS, dengan fokus pasar pada data tenaga kerja AS dan arah suku bunga The Fed.
Jakarta – Nilai tukar rupiah pada perdagangan hari ini (5/6) dibuka melemah 0,08 persen ke level Rp18.064 per dolar Amerika Serikat (AS) dibandingkan penutupan perdagangan kemarin di Rp18.049 per dolar AS.
Kepala Ekonom Bank Mandiri Andry Asmoro mengatakan, indeks dolar AS (DXY) turun ke 99,2, mengakhiri tren kenaikan selama tiga sesi berturut-turut, setelah harga minyak mentah melemah seiring meningkatnya harapan bahwa kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Lebanon dapat membuka jalan bagi kesepakatan diplomatik yang lebih luas dengan Iran.
“Ketidakpastian masih tetap tinggi dan situasi geopolitik masih sangat rapuh, dengan harga minyak yang masih jauh di atas level sebelum konflik, sementara dolar AS tetap diperdagangkan di dekat level tertinggi dalam dua bulan terakhir,” kata Andry, Jumat 5 Juni 2026.
Baca juga: Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Ini Biang Keroknya
Di samping itu, kata Andry, investor mulai memperhitungkan kemungkinan kenaikan suku bunga oleh The Fed sebelum akhir tahun, bahkan berpotensi terjadi pada Oktober 2026, di tengah kekhawatiran bahwa kenaikan biaya energi dapat memicu tekanan inflasi.
Di saat yang sama, data pasar tenaga kerja terbaru menunjukkan bahwa perekonomian AS tetap tangguh, dengan kondisi ketenagakerjaan yang menguat dalam dua bulan terakhir.
“Laporan ketenagakerjaan AS yang akan dirilis pada hari Jumat diharapkan dapat memberikan petunjuk lebih lanjut mengenai kesehatan pasar tenaga kerja AS serta prospek kebijakan moneter ke depan,” tambahnya.
Baca juga: Rupiah Jebol Rp18.000 per Dolar AS, BI Bilang Begini
Berdasarkan sejumlah sentimen tersebut, Andry memperkirakan rupiah har ini akan bergerak di kisaran Rp17.970 hingga Rp18.075 per dolar AS.
“Pandangan kami rupiah hari ini akan bergerak di sekitar Rp17.970 dan Rp18.075 per dolar AS,” pungkas Andry. (*)
Editor: Galih Pratama


