Poin Penting
- Rupiah melemah 0,30 persen ke level Rp17.860 per dolar AS pada pembukaan perdagangan 2 Juni 2026
- Ketegangan geopolitik AS-Iran dan potensi penutupan Selat Hormuz mendorong kenaikan harga energi serta memperkuat ekspektasi suku bunga tinggi The Fed bertahan lebih lama
- Bank Mandiri memperkirakan rupiah bergerak di kisaran Rp17.865-Rp17.985 per dolar AS hari ini, sementara harga emas masih tertekan di bawah USD4.500 per ons.
Jakarta – Nilai tukar rupiah melemah pada awal perdagangan hari ini Selasa (2/6/2026). Rupiah dibuka pada level Rp17.860 per dolar Amerika Serikat (AS), atau melemah 0,30 persen dibandingkan penutupan perdagangan Jumat pekan lalu di Rp17.805 per dolar AS.
Kepala Ekonom Bank Mandiri Andry Asmoro mengatakan, indeks dolar AS (DXY) naik ke level 99,2, melanjutkan kenaikan 0,9 persen di sepanjang Mei 2026, seiring munculnya hambatan baru dalam negosiasi antara AS dan Iran yang meningkatkan ketidakpastian geopolitik serta mendorong kenaikan harga minyak.
“Media Iran melaporkan bahwa Teheran menghentikan komunikasi dengan Washington setelah serangan di Lebanon dan sedang bergerak untuk menutup sepenuhnya Selat Hormuz. Sebelumnya, aksi saling serang antara AS dan Iran telah memicu keraguan terhadap peluang tercapainya kesepakatan diplomatik,” kata Andry, Selasa, 2 Juni 2026.
Baca juga: Rupiah Ambruk Hampir ke Rp17.900 per Dolar AS, BI Buka Suara
Lebih lanjut, penutupan Selat Hormuz dalam jangka panjang berpotensi menambah tekanan inflasi melalui kenaikan harga energi. Kondisi ini memperkuat ekspektasi bahwa The Federal Reserve (The Fed) akan mempertahankan suku bunga pada level tinggi lebih lama.
“Peluang The Fed menaikkan suku bunga pada Desember, saat ini diperkirakan berada di atas 60 persen,” ungkapnya.
Baca juga: Menguji Optimisme Menteri Purbaya Soal Rupiah
Sementara harga emas diperdagangkan di bawah USD4.500 per ons, tertekan oleh mandeknya perundingan perdamaian antara AS dan Iran yang membuat risiko inflasi.
Andry memperkirakan rupiah akan bergerak di kisaran Rp17.865 hingga Rp17.985 per dolar AS hari ini.
“Pandangan kami nilai tukar rupiah pada hari ini diperkirakan bergerak dalam kisaran Rp17.865 hingga Rp17.985 per dolar AS,” ujarnya. (*)
Editor: Galih Pratama


