Poin Penting
- Rupiah dibuka melemah tipis 0,03 persen ke Rp17.645 per dolar AS pada perdagangan Selasa (8/9/2026), dari penutupan sebelumnya Rp17.640
- Rupiah diperkirakan bergerak konsolidatif karena minimnya rilis data ekonomi penting, dengan pelemahan DXY 0,2 persen menjadi 98,9 berpotensi memberi dukungan
- Konflik Timur Tengah dan kenaikan harga minyak menjadi risiko, sehingga rupiah diproyeksikan bergerak di kisaran Rp17.600–Rp17.700 per dolar AS.
Jakarta – Nilai tukar rupiah melemah pada awal perdagangan hari ini, Selasa (8/9/2026). Rupiah dibuka pada level Rp17.645 per dolar Amerika Serikat (AS), atau melemah tipis 0,03 persen dibandingkan penutupan kemarin di Rp17.640 per dolar AS.
Analis Mata Uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan, rupiah diperkirakan bergerak konsolidatif terhadap dolar AS di tengah minimnya rilis data ekonomi penting baik dari dalam maupun luar negeri.
“Rupiah diperkirakan berkonsolidasi terhadap dolar AS di tengah absennya data ekonomi penting baik dari internal maupun eksternal hari ini,” kata Lukman, Selasa, 8 September 2026.
Baca juga: BI dan MAS Resmi Jalankan Transaksi Rupiah-Dolar Singapura, Tinggalkan Dolar AS
Di satu sisi, rupiah masih berpeluang mendapatkan dukungan dari pelemahan indeks dolar AS (DXY). DXY melemah sekitar 0,2 persen menjadi 98,9, meski menguat 0,6 persen secara year to date (ytd).
Meski demikian, pelaku pasar masih mencermati perkembangan konflik di Timur Tengah yang berdampak pada kenaikan harga minyak dunia juga ikut membebani volatilitas di pasar keuangan, termasuk rupiah.
Baca juga: Menahan Yen di 160 per Dolar: Akankah Intervensi AS–Jepang Efektif?
“Walau rupiah mungkin didukung oleh indeks dolar yang terpantau terkoreksi, namun harga minyak mentah dunia yang masih naik oleh eskalasi di Timur Tengah membebani,” ungkapnya.
Lukman memperkirakan rupiah hari ini akan bergerak di kisaran Rp17.600 hingga Rp17.700 per dolar AS.
“Rupiah akan berada di range Rp17.600 hingga Rp17.700 per dolar AS hari ini,” pungkas Lukman. (*)
Editor: Galih Pratama


