Poin Penting
- IHSG dibuka naik 0,36 persen ke level 6.643,38 pada pembukaan perdagangan 8 September 2026
- Sebanyak 531,07 juta saham diperdagangkan dengan nilai transaksi Rp217,60 miliar. Sebanyak 322 saham menguat, 83 saham melemah, dan 247 stagnan
- KISI memproyeksikan IHSG masih menguji level 6.550 sepanjang pekan ini. Sebelumnya, IHSG melemah 0,25 persen pada perdagangan 7 September akibat aksi ambil untung investor asing.
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali dibuka di zona hijau pada perdagangan Selasa, 8 September 2026. IHSG menguat 0,36 persen ke level 6.643,38 dari posisi penutupan sebelumnya di 6.619,67.
Berdasarkan statistik RTI Business, hingga pukul 09.00 WIB, sebanyak 531,07 juta saham telah diperdagangkan dengan frekuensi transaksi mencapai 47 ribu kali. Adapun total nilai transaksi tercatat sebesar Rp217,60 miliar.
Baca juga: IHSG Rawan Terkoreksi, Analis Rekomendasikan Saham Berikut
Dari keseluruhan perdagangan, sebanyak 83 saham terkoreksi, 322 saham menguat, sementara 247 saham lainnya bergerak stagnan.
Sebelumnya, Investment Specialist Korea Investment and Sekuritas Indonesia (KISI), Ahmad Faris Mu’tashim, memproyeksikan IHSG masih akan menguji area level 6.550 pada perdagangan pekan ini.
“IHSG kami proyeksikan menguji area 6.550 sepanjang pekan ini,” ucapnya dalam riset harian di Jakarta, 8 September 2026.
Dari pasar domestik, IHSG pada perdagangan Senin (7/9) ditutup melemah 0,25 persen. Pelemahan tersebut turut dipengaruhi pergerakan saham perbankan yang terkoreksi seiring aksi ambil untung oleh investor asing.
Baca juga: BTPN Syariah Umumkan Rencana Buyback Saham Rp1 Triliun
Di sisi lain, saham sektor batu bara dan kesehatan mencatat penguatan di tengah sentimen kenaikan harga energi serta erupsi Gunung Anak Krakatau.
Adapun, KISI merekomendasikan saham-saham yang berpeluang hari ini, antara lain:
- INDF – Trading Buy*, Entry Price: 7.150-7.350, Target Price: 7.600, 7.800 SL if closed <7.000
- AKRA – Trading Buy, Entry price: 1.385-1.450, Target Price 1.490, 1.520 SL If closed <1.350. (*)
Editor: Galih Pratama


